Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pasar Ekstrem Tomohon

Viral Pasar Ekstrem Tomohon Jadi Perbincangan Dunia karena Jual Anjing dan Kucing, Diminta Berhenti

Viral Pasar Ekstrem Tomohon jadi perbincangan dunia karena dagang anjing dan kucing. Diminta agar berhenti. Kini dilarang pemerintah Kota Tomohon.

|
Penulis: Frandi Piring | Editor: Frandi Piring
Dok. Twitter @HSIGlobal, Humane Society International/ Tribunmanado.co.id/Finneke Wolajan
Viral Pasar Ekstrem Tomohon jadi perbincangan dunia karena perdagangan anjing dan kucing. Diminta agar segera berhenti. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Viral di media sosial sebuah permintaan ditujukan ke Pasar Ekstrem Tomohon yang berada di Sulawesi Utara agar segera menghentikan perdagangan anjing dan kucing.

Permintaan tersebut datang dari Komunitas Perlindungan Hewan dan Manusia, Humane Society International (HSI).

Humane Society International menyoroti perdagangan anjing dan kucing di Pasar Beriman, atau yang dikenal dengan sebutan Pasar Ekstrem Tomohon.

Melalui akun media sosial twitter @HSIGlobal, Humane Society International menjelaskan perdagangan anjing dan kucing di Pasar Ekstrem Tomohon.

HSI menyatakan, pihak mereka meminta dukungan dunia untuk meminta oknum-oknum tertentu agar menghentikan pembantaian serta perdagangan anjing dan kucing di Pasar Ekstrem Tomohon.

"While the dog and cat meat trade at Indonesia’s “Tomohon Extreme Market” is ending for good, we must get the survivors to safety. (Sementara perdagangan daging anjing dan kucing di “Pasar Ekstrem Tomohon” Indonesia berakhir untuk selamanya, kita harus menyelamatkan para penyintas.)

After experiencing so much fear, watching other dogs and cats being clubbed and blowtorched, they deserve a lifeline. (Setelah mengalami begitu banyak ketakutan, melihat anjing dan kucing lain dipukuli dan dibakar, mereka layak mendapat pertolongan.) tulis @HSIGlobal

HSI bekerja sama dengan kelompok mitra Animal Friends Manado Indonesia (AFMI) dalam permintaan pemberhentian perdagangan satwa mamalia tersebut.

Mereka menyatakan bahwa tidak lama lagi larangan penjualan anjing dan kucing di Pasar Ekstrem Tomohon segera dihentikan.

"After working with HSI and our partner group Animal Friends Manado Indonesia (AFMI), the mayor of Tomohon city has agreed to END the killing of these innocent animals and ban the sale of dog and cat meat at Tomohon Extreme Market. Lives WILL be saved. (Setelah bekerja sama dengan HSI dan kelompok mitra Animal Friends Manado Indonesia (AFMI), walikota Tomohon sepakat untuk MENGAKHIRI pembunuhan hewan-hewan tak berdosa ini dan melarang penjualan daging anjing dan kucing di Pasar Ekstrim Tomohon. Kehidupan AKAN diselamatkan.)

Soon, the ban will be in effect. Stay tuned for updates, and we’ll keep fighting to end the dog and cat meat trades around the world – for good. (Sebentar lagi, larangan itu akan berlaku. Nantikan pembaruan, dan kami akan terus berjuang untuk mengakhiri perdagangan daging anjing dan kucing di seluruh dunia – untuk selamanya.)" tulis @HSIGlobal.

Dalam laporan selanjutnya, HSI menjelaskan permintaan mereka dikabulkan pemerintah Kota Tomohon.

Dilaporkan oleh Associated Press, Jumat (21/7/2023), Pasar Ekstrem Tomohon dianggap akan menjadi pasar pertama di Indonesia yang bebas dari daging anjing dan kucing, menurut kelompok anti-kekejaman terhadap hewan, Humane Society International (HSI). 

Gambar-gambar anjing dan kucing yang dipukul dan ditembak dengan obor ketika masih hidup memicu kemarahan.

Permintaan perdagangan anjing dan kucing agar dihentikan ini diumumkan oleh Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Edwin Roring.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved