Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pasar Ekstrem Tomohon

Komentar Pedagang Pasar Ekstrem Tomohon Sulawesi Utara Usai Larangan Jual Daging Anjing dan Kucing

Pasar Ekstrem Tomohon kini kabarnya sudah tidak lagi menjual daging anjing dan kucing. Beberapa pedagang memberikan komentar mereka.

|
Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Hesly Marentek
Pasar Ekstrem Tomohon tak lagi menjual daging anjing dan kucing. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sejak dulu, Pasar Beriman Tomohon lebih dikenal dengan sebutan Pasar Ekstrem.

Hal itu karena Pasar Beriman Tomohon menjual berbagai daging satwa liar.

Anda akan dengan mudah menemukan daging tikus, ular, kelelawar, hingga anjing dan kucing.

Namun, kabarnya pasar yang terletak di Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon, Sulawesi Utara ini sudah tidak menjual daging anjing dan kucing.

Selain itu, pedagang juga dilarang menjual anjing dan kucing yang masih hidup.

Padahal biasanya Anda akan menemukannya di kios-kios pedagang hingga di pinggir jalan.

"Sudah tidak ada lagi jualan daging anjing dan kucing," kata salah satu pedagang di Pasar Ekstrem Tomohon.

Sementara Johny salah satu pedagang daging anjing, bungkam saat diwawancarai.

"Kita tidak tau itu. Saya cuma kenek, tanyakan saja langsung ke bos," singkatnya.

Sementara Direktur Utama PD Pasar Tomohon Yanes Possumah menyebut penjualan daging anjing dan kucing bukannya dilarang.

Baca juga: 204 Hari Menuju Pilpres 2024 - Survei Medsos: Ini Urutan Sentimen Positif Prabowo-Ganjar-Anies

Baca juga: Arti Mimpi Tentang Emas, Bertanda Buruk atau Baik? Ini Tafsirannya

Melainkan hanya diberikan syarat berupa surat keterangan sehat bagi pedagang yang ingin menjual daging anjing dan kucing.

"Kita tak pernah melarang. Kita hanya imbau ke mereka (Pedagang), kalau mau menjual daging anjing dan kucing harus punya surat keterangan anjing atau kucing tersebut sehat," jelasnya seraya mengatakan imbauan tersebut sebagaimana perda nomor 1 Tahun 2017 tentang pengendalian dan penanggulangan rabies.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved