Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Minut Sulawesi Utara

Warga Paniki Atas Minut Keluhkan Motor Knalpot Bising yang Sering Ganggu Kenyamanan

Hadir langsung dalam kegiatan ini Kapolsek Dimembe AKP Rudyanto Simanjuntak, Wakapolsek Dimembe Iptu M. Luthe, Kanit Propam Aiptu Stenly Kaawoan.

|
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
Polsek Dimembe
Jumat Curhat dengam tema, Warong Kasih Presisi Kamtibmas, bersama warga Desa Paniki Atas, Talawaan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat 14 Juli 2023. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID -  Polsek Dimembe melaksanakan giat Jumat Curhat dengam tema, Warong Kasih Presisi Kamtibmas, bersama warga Desa Paniki Atas, Talawaan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat 14 Juli 2023.

Dalam kegiatan tersebut, warga mengajukan sejumlah keluhan. 

Salah satunya terkait adanya pengendara motor berknalpot bising yang mondar-mandir di jam istirahat warga. Itu menganggu kenyamanan warga.

Hadir langsung dalam kegiatan ini Kapolsek Dimembe AKP Rudyanto Simanjuntak, Wakapolsek Dimembe Iptu M. Luthe, Kanit Propam Aiptu Stenly Kaawoan, Kanit Intel Aiptu Bobby Pua.

Kemudian dari pemerintah desa yang hadir Hukum Tua Paniki Atas Karel M Longdong serta msyarakat.

Pada kesempatan tersebut, AKP Rudyanto Simanjuntak menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan giat Jumat Curhat, yaitu untuk dapat mendengar secara langsung saran atau kritik dari masyarakat tentang kamtibmas.

Selain itu, AKP Rudyanto Simanjuntak mengatakan, untuk pelayanan Kepolisian khususnya masalah atau hal-hal lain dalam kehidupan sehari-hari serta mencari solusi permasalahannya. 

Karel M Longdong selaku Hukum Tua Paniki Atas menyampaikan terima kasih kepada Polsek Dimembe, yang selalu melaksanakan kegiatan turun langsung menemui masyarakat dan mendengar keluhan maupun kritik.

"Kami mohon untuk pihak Polsek dapat melaksanakan patroli diseputaran jalan raya, dimana pada sekitar pukul 24.00 Wita, sering mendengar motor dengan menggunakan knalpot racing bolak balik dengan kecepatan tinggi yang mengganggu waktu istrahat warga," keluh Karel M Longdong.

Kemudian diikuti oleh warga, salah satunya Mekri Pongayow.

Mekri mengatakan, di Desa Paniki Atas ada perumahan, para pendatang tidak melaporkan diri kepada pemerintah desa Paniki atas. 

"Selain itu adanya anak-anak mudah yang sangat meresahkan, dimana mereka sering kumpul larut malam, yang bisa saja terjadi gangguan kamtibmas," ucap Mekri.

Bukan hanya Mekri, ada juga masukan dari Sumendap Rotinsulu agar supaya Bhabinkamtibmas melakukan pendampingan kepada Pemerintah Desa Paniki Atas

Menanggapi hal itu Kapolsek Dimembe mengucapkan terima kasih kepada Hukum Tua Desa Paniki Atas, beserta aparat desa dimana sudah membantu pihaknya untuk menjaga kamtibmas. 

Kemudian untuk masyarakat pendatang di perumahan Kapolsek sarankan untuk memberikan arahan kepada mereka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved