Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tajuk Tamu

Optimalisasi Peran Tenaga Kesehatan untuk Pencegahan Stunting

Permasalahan stunting di Indonesia menjadi ancaman terbesar bagi generasi penerus masa depan bangsa

Tayang:
Editor: David_Kusuma
Dok Pribadi
Linda Mahundingan 

Penulis: Linda Mahundingan
* Mahasiswa Bidang Minat AKK Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsrat
* Juara 1 Lomba Nasional Essay Medical Dies Natalis ke-22 Poltekkes Kemenkes
Riau

PERMASALAHAN stunting di Indonesia menjadi ancaman terbesar bagi generasi penerus masa
depan bangsa. Pada tahun 2022, prevalensi stunting Indonesia berada di angka 21,6 persen, masih
jauh dari target prevalensi stunting di tahun 2024 sebesar 14 % (SSGI, 2022).

‘’Stunting di negara kita menjadi pekerjaan rumah yang sangat besar yang harus segera diselesaikan’’ Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya pada Rapat Kerja Nasional Penurunan Stunting di Auditorium BKKBN Halim Perdanakusuma Jakarta pada awal tahun 2023 (Kemenkes RI, 2023).

Hal ini menjadi tanggung jawab bagi semua pihak khususnya bagi para tenaga kesehatan.
Pada zaman sekarang ini, dunia kesehatan seharusnya memikirkan pelayanan kesehatan tidak
hanya pada orang sakit, tetapi juga pada orang sehat demi mempertahankan generasi
selanjutnya yang jauh lebih sehat.

Bidang kesehatan sudah saatnya memikirkan era preventif dan promotif sebagai salah satu upaya yang dapat menekan angka prevalensi stunting di Indonesia.

Juara 1 Lomba Nasional Essay Medical Dies Natalis ke-22 Poltekkes Kemenkes Riau
Juara 1 Lomba Nasional Essay Medical Dies Natalis ke-22 Poltekkes Kemenkes Riau (Istimewa)

Penerapan upaya preventif dan promotif memiliki sasaran utama yaitu masyarakat luas.
Sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam hal ini haruslah yang memiliki dan menguasai
bidang keilmuan kesehatan masyarakat yang tidak lain adalah tenaga kesehatan masyarakat.

Namun, sampai saat ini para tenaga kesehatan masyarakat yang sebenarnya merupakan prime
mover (penggerak utama) di era preventif dan promotif belum sepenuhnya mendapatkan
perhatian dari masyarakat maupun pemerintah.

Stunting sebagai salah satu dampak kurang gizi, perlakuan yang salah serta dampak lingkungan
pada balita menyebabkan terhambatnya proses tumbuh kembang anak dan berisiko terjangkit
berbagai penyakit kronis.

Selain itu, peningkatan anak yang menderita stunting dapat berujung pada kualitas SDM yang semakin buruk di masa depan.

Kejadian ini tidak bisa lagi dianggap masalah yang sepeleh, melainkan harus mendapatkan perhatian serius semua pihak Tenaga kesehatan masyarakat memiliki peran yang sebetulnya mampu untuk mengendalikan dampak dan mencegah faktor risiko stunting.

Sebagai prime mover, tenaga kesehatan masyarakat memiliki bidang 7 (tujuh) bidang keilmuan yang akan mampu mengidentifikasi faktor risiko, mencegah serta melindungi masyarakat, mengedukasi masyarakat, mengembangkan kebijakan berbasis bukti serta menjamin lingkungan yang sehat bagi masyarakat dan terhindar dari masalah kesehatan stunting.

Mengingat keberadaan tenaga kesehatan masyarakat yang begitu penting, peningkatan
perannya dalam penanggulangan masalah kesehatan khususnya stunting perlu untuk dilakukan.

Peningkatan peran yang dimaksudkan yaitu dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah
serta kepercayaan dari masyarakat untuk para tenaga kesehatan masyarakat agar mampu
menjalankan perannya sesuai bidang keilmuan yang dimiliki. Optimalisasi peran tenaga
kesehatan masyarakat ini akan mendukung upaya pencegahan stunting menuju SDM unggul
Indonesia maju.

A. Siapa saja yang termasuk tenaga kesehatan masyarakat?
Berdasarkan UU RI No. 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan dijelaskan bahwa tenaga
kesehatan masyarakat terdiri dari epidemiolog kesehatan, tenaga promosi kesehatan dan ilmu
perilaku, pembimbing kesehatan kerja, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, tenaga
biostatistik dan kependudukan, serta tenaga kesehatan lingkungan.

Para tenaga kesehatan masyarakat tersebut, masing-masing memiliki peran dan keahlian sesuai bidang keilmuan yang dianutnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved