Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Fungsi TNI

Panglima Yudo Margono Sebut TNI Sudah Multi Fungsi karena Tangani Berbagai Persoalan Masyarakat

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono membeberkan perkembangan fungsi TNI saat ini mulai dari menangani persoalan cuaca

Editor: Glendi Manengal
Tribunnews.com
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Diketahui jaman makin berkembang.

Fungsi dari TNI pun mulai makin bertambah.

Seperti hal yang disampaikan oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono.

Dimana TNI kini sudah mulai menangani soal cuaca bahkan bencana gempa bumi.

Hal ini menjadi perhatian dari Panglima TNI.

Dikarenakan TNI kini sudah jadi Multi Fungsi.

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 04.30 WIB, Seorang Pemotor Vario Tewas Setelah Menabrak Pembatas

Baca juga: Lowongan Kerja Perusahaan Pertambangan Adaro untuk D3-S1 Semua Jurusan, Ada 19 Posisi Dibuka

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono membeberkan perkembangan fungsi TNI saat ini mulai dari menangani persoalan cuaca, pandemi covid-19, hingga bencana gempa bumi.

Menurut Yudo, saat ini TNI sudah tidak menjalankan Dwi Fungsi lagi, melainkan Multi Fungsi.

Hal tersebut kata dia, karena saat ini TNI kerap dimintakan bantuan untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat tersebut.

Yudo menyampaikan hal tersebut usai memberikan arahan kepada seluruh Perwira Tinggi yang selesai melaporkan atas kenaikan pangkat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur pada Kamis (15/6/2023).

"TNI bukan dwi fungsi lagi. Sekarang ini sudah multi fungsi mulai dari gempa, bahkan sampai menahan hujan. TNI sudah jadi dukun hujan. Ayo, nek (bila) ada hujan deras ataupun kabut siapa yang bisa disambati (dimintai tolong)? Berkali-kali banjir yang disambati sopo (dimintai tolong siapa) Pak? TNI Pak, nggak ada lagi. Begitu kekeringan, pengin hujan sopo sing disambati (siapa yang bisa dimintai tolong)?" kata Yudo.

"Itu saya buktikan kemarin. Waktu PAM di Labuan Bajo sampai dikirim 20 ton. 10 ton pertama kurang tambah lagi 20 ton. Tolong Bapak Panglima.Tolong Bapak Panglima," sambung Yudo dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Minggu (18/6/2023).

Tidak hanya sampai di situ kata Yudo, TNI juga diminta membantu penanganan pandemi covid-19 mulai dari penjemputan WNI ke Natuna hingga pengelolaan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet.

"Gempa, sopo sing berani (siapa yang berani) nembus pertama di Palu, waktu itu di mana saja gempa sampai selesainya gempa, sopo sing disambati (siapa yang dimintai tolong)? Ya TNI," kata Yudo.

Untuk itu, Yudo mengajak prajurit TNI untuk terus membangun TNI dengan penuh keikhlasan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved