Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembunuhan Siswa SMP

Kronologi hingga Motif Pembunuhan Siswa SMP, Dihabisi Teman Kelas, Diduga Korban Sempat Dirudapaksa

Simak kronologi hingga motif pembunuhan siswa SMP di Mojokerto yang diduga dilakukan dua pelaku pria.

Editor: Tirza Ponto
mohammad romadoni/surya.co.id
Kronologi hingga motif pembunuhan siswa SMP di Mojokerto yang diduga dilakukan dua pelaku pria. Salah satu pelaku adalah mantan kekasih sekaligus teman sekelas. 

Namun setelah keluarga menghubungi kembali, korban tidak merespon dan Handphone tidak aktif.

Pihak keluarga melaporkan hilangnya korban dan juga menghubungi pihak sekolah.

Namun Rara tidak kunjung pulang.

2. Pelaku dendam lalu dibunuh

Dari informasi yang dihimpun, kedua pelaku diduga melakukan pembunuhan pada malam saat korban dikabarkan menghilang usai pamit pergi ke pasar malam.

Tersangka pembunuhnya ternyata AB, teman dan mantan kekasih korban.

Hasil autopsi sementara dari Tim Labfor Polda Jatim juga korban meninggal akibat kekurangan oksigen diduga dicekik pelaku AB.

"Korban dibunuh dibelakang rumah pelaku dari pengakuan pelaku mencekik korban sehingga sampai kehabisan oksigen dan meninggal. Eksekutor ini adalah malah pelaku anak (AB) teman korban sekelas," ucap Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Wiwit Adisatria, Selasa (13/6/2023).

Ia mengungkapkan motif sementara pembunuhan siswi SMP ini adalah pelaku memiliki rasa dendam kepada korban.

Korban adalah bendahara kelas dan saat itu pelaku tidur lalu dibangunkan ditagih bayar iuran kelas selama dua bulan.

"Jadi pelaku ini dendam saat dibangunkan korban menagih iuran kelas selama dua bulan belum dibayar, yang setiap minggu itu adalah 5 ribu dan ini sampai 40 ribu," bebernya.

Masih kata Wiwit, pihaknya kini masih mendalami kasus ini lantaran pelaku dewasa (NA) diduga sempat melakukan bersetubuh terhadap korban.

"Jadi setelah dieksekusi masih kita dalami karena informasi yang kami dapatkan pelaku yang dewasa sempat melakukan persetubuhan dua kali, informasi ini masih terus kita dalami korban kemungkinan besar sudah meninggal," pungkasnya.

3. Buang jasadnya di parit

Seusai membunuh, kedua pelaku membuang jasad korban di parit dekat rel kereta api yang jauh dari perumahan di Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved