Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulawesi Utara

Strategi Olly Dondokambey Susun Caleg PDIP Sulawesi Utara, Rekam Jejak Jadi Patokan

Deretan bacaleg yang dipasang mendukung ambisi partai berlambang banteng tersebut.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Ketua DPD PDIP Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dan Bendahara PDIP Sulut, Andrei Angouw. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - PDI Perjuangan Sulawesi Utara menjadi partai yang paling banyak diminati.

Ada beberapa kader partai lain yang pindah ke PDIP dan menjadi Caleg.

PDIP Sulawesi Utara pun tak menutup pintu bagi mereka.

Baca juga: PDIP Sulawesi Utara Bertabur Bintang, Ini Cara Olly Dondokambey Susun Caleg

Siapa yang punya komitmen bersama PDIP akan diterima.

Alhasil PDIP memiliki banyak sekali Caleg.

Demi mendulang suara, para Caleg tersebut harus diatur agar maksimal.

Ternyata Olly Dondokambey punya strategi sendiri untuk menyusun para Calegnya.

Baca juga: Kesepakatan PDIP dan PPP Soal Pilpres 2024, Menangkan Ganjar Pranowo Jadi Fokus

dijagokan meraih kemenangan tiga kali berturut-turut pada Pileg 2024. 

Berbagai lembaga survei menempatkan PDIP di posisi puncak.

Deretan bacaleg yang dipasang mendukung ambisi partai berlambang banteng tersebut.

Semuanya siap bertarung.

Baca juga: Ini 17 Srikandi Bacaleg PDIP untuk DPRD Sulawesi Utara, Semuanya Berstatus Vote Getter

Ketua DPD PDIP Sulut, Olly Dondokambey, membeberkan proses perekrutan bacaleg.

Menurut Olly Dondokambey, perekrutan bacaleg berjalan sesuai prosedur. 

"Ada jenjangnya, nama-nama muncul dari bawah, dari PAC, kemudian DPC, lantas DPD kemudian finalisasi di DPD," katanya kepada tribunmanado dalam wawancara podcast beberapa waktu lalu. 

Olly Dondokambey menuturkan, pihaknya punya database caleg.

Di situ dapat dilihat rekam jejak caleg. 

"Jadi semacam rapor lah, dapat dilihat ada caleg yang sudah berkali-kali nyaleg namun tidak jadi hingga kita evaluasi dan pertimbangkan," katanya. 

Olly Dondokambey membeberkan, pihaknya membuka diri terhadap politisi parpol lain yang ingin nyaleg di PDIP, namun harus memenuhi syarat yang ketat dari partai

"Jumlahnya pun hanya 30 persen saja. Ini sudah dipahami seluruh kader PDIP hingga tak akan memicu kecemburuan," ujar dia. 

Ungkap Olly Dondokambey, PDIP membuka kesempatan luas untuk kaderisasi.

Banyak caleg milenial dimajukan di pileg kali ini.

"Ini untuk kaderisasi, kita mendorong tokoh-tokoh muda untuk maju," katanya. 

Caleg wanita juga diberi kesempatan luas, bahkan melebihi kuota di beberapa dapil. 

Olly Dondokambey menjelaskan ada pantangan yang tak bisa dilakukan para kader PDIP, yakni dilarang menjelekkan sesama caleg.

"Jangan jeruk makan jeruk, jika ada demikian kita beri sanksi," katanya.

Olly Dondokambey menegaskan, tak ada mahar dalam pencalegan di PDIP.

"Tak ada mahar, ini saya tegaskan bahwa tak ada mahar," katanya.

Olly Dondokambey menuturkan, PDIP adalah partai modern.

Semuanya proses berlangsung sesuai aturan.

"PDIP adalah partai yang mendapat ISO, jadi semua proses sangat jelas dan sesuai aturan," kata dia.

NasDem Sulawesi Utara Sudah Ketemu Pengganti Hillary Lasut, Ini Daftar Caleg NasDem untuk DPR RI

Partai NasDem Sulawesi Utara percaya diri mempertahankan dua kursi di DPR RI.

Kehilangan Hillary Lasut tak membuat NasDem Sulut keder.

Caleg pengganti dengan kualifikasi vote getter pun disiapkan.

Informasi yang dihimpun tribunmanado.co.id, Caleg NasDem untuk DPR RI adalah Felly Runtuwene, Vicky Lumentut, Max Lomban, Tatong Bara, Hamim Pou, dan Andres Andaria.

Caleg NasDem kali ini didominasi kepala daerah.

Ada empat kepala daerah dan mantan kepala daerah yang dipasang.

Ada mantan Wali Kota Bitung, Max Lomban; mantan Wali Kota Manado, Vicky Lumentut; Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara; dan Bupati Bone Bolango, Hamim Pou.

Dua lainnya adalah petahana Felly Runtuwene dan tokoh Nusa Utara, Andres Andaria.

Nama Hamim Pou cukup mencolok. Ia kini menjabat Bupati Bone Bolango dan Ketua NasDem Gorontalo.

Dia disebut sebut bakal menggantikan Hillary Lasut.

Meski demikian, masuknya Hamim Pou dalam daftar caleg NasDem untuk Sulut belum final.

Komposisi bisa berubah dikarenakan partai masih dibolehkan mengubah nama caleg di masa verifikasi administrasi dokumen bakal calon pada 15 Mei-23 Juni 2023.

Sekretaris NasDem Sulut, Vicky Lumentut, menuturkan komposisi caleg DPR RI Nasdem mempertimbangkan politik kewilayahan.

"Ada caleg dari Minahasa, Bolmong, dan Nusa Utara," katanya.

Pihaknya memasang target untuk mempertahankan dua kursi yang diraih pada Pileg 2019.

Sebut dia, NasDem Sulut cukup realistis dalam penentuan target.

Vicky sendiri mengaku siap nyaleg.

"Ya tentu saya siap," katanya.(*)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved