Gerhana Matahari Hibrida
Gerhana Matahari Hibrida Tampak di Manado Sulawesi Utara, Warga Kira akan Hujan
Warga menyaksikan gerhana matahari hibrida di Manado. Sebagian lagi mengira mendung karena akan hujan.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Fenomena gerhana matahari hibrida telah berlangsung, Kamis (20/4/2023) siang.
Peristiwa alam berupa matahari, bulan, dan bumi berada segaris eliptikal itu mulai terjadi pukul 11.05 Wita.
Fenomena itu bisa dilihat dari seluruh wilayah Sulawesi Utara.
Pada saat mendekati puncak gerhana, pukul 12.00 Wita, langit meredup.
Cuaca berubah mendung.
Panas terik menyengat berangsur hilang berganti adem.
Puncak gerhana ini terjadi pada pukul 12.37 Wita.
Matahari tampak redup.
Tak sedikit warga yang menanti fenomena ini dan berusaha mengabadikan momen itu.
Mega Suichen (21) satu di antaranya.
Baca juga: BREAKING NEWS Pria di Manado Ditangkap Polisi Setelah Viral Bawa Sajam dan Buat Keributan
Baca juga: Pemuda GMIM Eben Haezer Bumi Beringin Manado Sulawesi Utara Buka Puasa Bersama di Masjid Nurul Yaqin
Ia datang ke Kantor Stasiun Geofisika BMKG Manado.
Di situ tengah berlangsung pemantauan gerhana secara real time.
Mahasiswa Teknik Geologi Universitas Prisma ini beruntung.
Ia bisa menyaksikan dengan mata langsung wujud gerhana matahari hibrida.
Ia menggunakan kacamata khusus terbuat dari karton dengan lensanya seperti negatif foto film.

Gerhana Matahari Total Hanya Terlihat dari Biak dan Pulau Kisar Maluku |
![]() |
---|
Warga Manado Sebut Kulit Tak Terasa Perih Saat Terjadi Gerhana Matahari Hibrida |
![]() |
---|
Tahun Ini Masih Ada Lagi 1 Gerhana Matahari dan 2 Gerhana Bulan, Berikut Prediksi Kejadiannya |
![]() |
---|
Masjid Ar Rahmah Banjer Manado Sulawesi Utara Gelar Salat Gerhana, Ketua MUI Manado: Mengingat Allah |
![]() |
---|
Dilihat Pakai Alat Bantu, Berikut Pemandangan Gerhana Matahari Hibrida dari Bitung Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.