Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sains

Peneliti Berhasil Identifikasi Fosil Kelelawar Tertua di Dunia, Seperti Apa Bentuknya?

Seorang peneliti berhasil mengidentifikasi fosil kelelawar. Kelelawar tersebut merupakan yang tertua di dunia.

Editor: Isvara Savitri
Peneliti BP2LHK, Diah Irawati Dwi Arini
Kelelawar hitam (Pteropus alecto) tertangkap jaring milik BP2LHK saat penelitian 

"Jika kelelawar melipat sayapnya di samping tubuhnya, itu akan dengan mudah masuk ke dalam tanganmu. Sayapnya relatif pendek dan lebar, mencerminkan gaya terbang yang lebih mengepak," terang Rietbergen.

Icaronycteris gunnelli hidup ketika iklim Bumi hangat dan lembab.

Kerangkanya mampu bertahan selama ribuan tahun, kemungkinan besar karena makhluk itu jatuh ke danau, membuat mereka jauh dari jangkauan pemangsa namun berada di lingkungan yang kondusif untuk fosilisasi.

Dasar danau purba tempat fosil kelelawar ditemukan adalah bagian dari Formasi Sungai Hijau Wyoming dan telah menghasilkan sejumlah fosil kelelawar.

Baca juga: Berikut Rencana Pembangunan Jalan Bandara-Likupang Sulawesi Utara, Sudah Ada Anggaran Rp 40 Miliar

Baca juga: Firli Bahuri Diduga Bocorkan Dokumen Penyelidikan, Abraham Samad Sebut Bisa Hancurkan KPK

Temuan fosil kelelawar purba yang merupakan kerangka kelelawar tertua di dunia ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah PLOS One.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seperti Apa Kelelawar Purba yang Hidup di Amerika 52 Juta Tahun Lalu?".

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved