Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ramadan 2023

Serba-serbi Ramadan di Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Berburu Takjil di Kelurahan Tidore

Berburu takjil di Kelurahan Tidore, Sangihe, menjadi sebuah rutinitas di bulan Ramadan. Banyak menu yang dihadirkan.

Penulis: Nelty Manamuri | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/HO
Berburu takjil di Kelurahan Tidore, Kecamatan Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Selasa (28/3/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SANGIHE – Saat bulan Ramadan, penjual takjil menjamur di Kelurahan Tidore, Kecamatan Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Banyak penjual takjil dadakan yang membuka lapak dan menjual beraneka ragam minuman dan makanan

Misalnya saja ada es cendol atau dawet, es cukur, es buah, dan minuman lainnya yang menggugah selera.

Tidore merupakan Kelurahan di Tahuna Timur yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam.

Menariknya, setiap bulan puasa atau Ramadan, Tidore menjadi tempat favorit umat muslim untuk berburu takjil.

Momen Ramadan 1444 Hijiriah ternyata juga dinantikan warga non muslim, seperti yang dirasakan Novaldi Makapuas.

"Yang saya tunggu di bulan Ramadan memang untuk berburu takjil, karena ada banyak jajanan yang dijual hanya di bulan puasa," ucapnya, Selasa (28/3/2023).

Kegiatan berburu takjil Ramadan, diakuinya menjadi kegiatan rutin yang dilakukan bersama dengan teman-temannya.

Novaldi Makapuas mengaku senang karena banyak pilihan lokasi untuk berburu takjil.

"Hari ini saya sudah membeli beberapa jenis kue dan es, besok-besok pasti saya kembali lagi untuk berburu takjil dan mencoba menu-menu lain," jelasnya.

Sementara itu, pantauan di lokasi, sesaat setelah para pedagang takjil buka, sebagian besar warga sudah mulai berdatangan untuk membeli kudapan persiapan buka puasa di hari keenam bulan Ramadan ini.

Warga Serbu Takjil di Kampung Jawa Tondano Minahasa Sulawesi Utara

Takjil sudah menjadi tradisi dan bagian dari budaya untuk berbuka puasa bagi umat islam di bulan Ramadan.

Takjil sendiri merupakan makanan maupun minuman ringan seperti kue, es degan, dan lain-lain.

Khusus makanan ringan, takjil memiliki jenis yang beragam dari kue basah hingga gorengan.

Sudah menjadi tradisi, menjelang buka puasa banyak warga di Kampung Jawa Tondano (Jaton), Minahasa, Sulawesi Utara, mulai memadati tempat penjualan takjil.

Seperti yang terlihat di pintu masuk Kelurahan Jaton, Senin (27/3/2023).

Pantauan Tribunmanado.co.id, Para pedagang takjil sudah menjajakan berbagai kue dan makanan berat.

Kendati masih beberapa jam untuk berbuka puasa, banyak warga mulai memadati pedagang takjil untuk membeli makanan.

Ada berbagai macam jajanan yang disediakan, misalnya aneka gorengan, seperti tempe, tahu, bakwan, hingga pisang goreng.

Baca juga: Lirik Lagu Luka - Andmesh Kamaleng

Baca juga: Kisah Umi Rizal TKW di Arab Saudi, Rela Kerja Lembur Untuk Puaskan Pelanggan, Gajinya Menggiurkan

Menariknya, ada juga berbagai kue khas Jaton yang jadi favorit untuk berbuka puasa, yaitu kue mendot, cucur, dan koyabu, yang banyak diburu warga Jaton.

Fitri, salah satu warga setempat, mengatakan dirinya membeli takjil untuk berbuka puasa bersama keluarga.

"Ya, seperti biasa setiap bulan puasa selalu membeli takjil untuk buka puasa bersama keluarga," katanya.

Senada, warga lain bernama Sriwati mengatakan berburu takjil sudah menjadi tradisi di bulan Ramadan yang dinanti banyak orang.

Dirinya juga tertarik dengan berbagai macam menu takjil yang dijajakan, nbahkan ada kue-kue favorit yang biasa menjadi camilan saat berbuka puasa.

"Iya, sebelum buka puasa memang pasti mampir untuk membeli takjil. Ada menu favorit seperti aneka puding dan gorengan untuk berbuka puasa," ungkap Fanny, warga lainnya.

Menariknya, bukan hanya umat Islam yang berburu takjil, tetapi juga warga yang beragama Kristen ikut membeli takjil.

"Sudah biasa, setiap tahun di bulan Ramadan kami membeli takjil di sini. Kue-kue dan minuman kemasan yang jual enak-enak," ungkap Jeffry, warga Tondano.

Terpisah, sejumlah pedagang takjil di Jaton mengatakan bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah bagi mereka.

Dengan menjual takjil, mereka bisa memperoleh pendapatan yang cukup.

Warga serbu takjil di Kampung Jawa Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, Senin (27/3/2023).
Warga serbu takjil di Kampung Jawa Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, Senin (27/3/2023). (Tribunmanado.co.id/Mejer Lumantow)

"Iya keuntungan kami ya sehari sekitar Rp 200-Rp 500 ribu dari jualan takjil, tergantung banyaknya pembeli," ujar Atina Djojosuroto, salah satu penjual takjil di Kampung Jaton.

Biasanya setiap bulan Ramadan Atina sudah berjualan takjil sejak siang hari.

Bahkan, kata dia, para pembeli bukan hanya dari kampung Jaton dan warga muslim pada umumnya, tetapi warga Kristen juga ramai-ramai menyerbu jajanan takjil.

"Iya, mereka datang dari Minut, Bitung, dan Tomohon untuk membeli takjil di sini," sebut Atina.

Dirinya berharap, semoga di bulan puasa ini mendapat berkah dari Allah SWT.

Baca juga: Max Siso Ungkap Tanda-tanda PDIP Bakal Usung Ganjar Pranowo Sebagai Calon Presiden

Baca juga: 2 Tahun Pimpin Minut, Joune Ganda Turunkan Angka Stunting hingga 3 Persen dari 21 Persen

"Semoga berkah, hingga Hari Raya Idul Fitri, amin," tutupnya.(*)

(Tribunmanado.co.id/Nalty Manamuri/Mejer Samuel)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved