Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen, Baca Markus 14:51-52, Pengikut pun Yesus Ditangkap
Siapapun yang terkait ataupun bersimpati, apalagi berempati dengan penderitaan dan kesengsaraan Yesus, pasti ikut dihukum atau disiksa
Siapapun tak boleh lagi mendekati Yesus. Apalagi membantu atau menolong-Nya. Bahkan bersimpati apalagi berempati atau sekedar prihatin dengan keadaan-Nya saja tidak boleh. Pasti dikejar dan ditangkap. Seperti seorang anak muda itu yang bermaksud baik tapi dipandang jahat dan dianggap memihak Yesus.
Bayangkan saja, seseorang yang lari dalam keadaan telanjang. Tidak mungkin terjadi dalam situasi biasa-biasa saja. Pasti karena darurat, genting, mengancam dan membahayakan nyawa.
Maka diapun lari terbirit-birit untuk menyelamatkan diri. Sebab kalau tidak, dia akan ditangkap dan dihukum bersama Yesus. Apalagi di Salib itu selain Yesus terdapat juga 2 penjahat lainnya.
Situasi yang mengerikan membuat segalanya jadi tak terkendali lagi. Yesus menjadi musuh bersama. Siapa yang bersimpati apalagi membela, pasti ditangkap dan dihukum. Yesus sangat dibenci. Hati-Nya terluka, tubuh-Nya berlumuran darah. Tak ada satupun di antara massa itu yang berbelas kasihan pada-Nya.
Yesus rela menerima dan menanggung derita yang tiada taranya. Semua Dia lakukan sebagai kesetiaan-Nya pada Kitab Suci dan demi cinta serta kasih sayang-Nya akan kita umat manusia. Dia menerima semua hukuman dan juga disejajarkan dengan penjahat agar kita ditebus dan diselamatkan. Kita juga diberkati-Nya, karena kita sangat dikasihi-Nya.
Sebagai keluarga dan jemaat Kristen, hayatilah penderitaan yang dialami oleh Yesus. Bayangkan betapa kejam dan tanpa kasihan sedikitpun para algojo bahkan massa pada waktu itu bertindak menyiksa diri-Nya. Semua demi cinta-Nya akan kita.
Apa respons kita atas pengorbanan Yesus untuk kita? Masihkah kita menyiksa-Nya lagi, padahal kita telah menerima kasih karunia yang berlimpah ruah? Bukankah kita boleh hidup saat ini, mengerjakan ini dan itu, mendapatkan banyak hal dan boleh bernafas hanya karena kasih karunia-Nya bagi kita?
Maka hiduplah menurut jalan-Nya. Bertobatlah dari segala dosa dan kesalahan. Setia dan taatlah pada-Nya walau harus memikul salib. Ingatlah bahwa keselamatan, berkat melimpah dan kebahagiaan kekal menanti kita yang setia pada-Nya. Amin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-harian-hari-ini-mengenai-Carilah-Tuhan-dan-KekuatanNya-yang-terdapat-dalam-Mazmur-1054.jpg)