Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulawesi Utara

All Out Atasi Stunting, Pemprov Sulawesi Utara Alokasikan Anggaran Rp 17,2 Miliar

Pemprov Sulawesi Utara all out turunkan angka stunting dan kemiskinan.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
Arthur Rompis/Tribunmanado
Pemprov Sulawesi Utara mengikuti roadshow daring bersama Menko PMK Muhadjir Effendy 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemprov Sulawesi Utara all out turunkan angka stunting dan kemiskinan.

Sekprov Sulut Steve Kepel menuturkan, Pemprov Sulut mengalokasikan dana jumbo untuk mengatasi stunting.

"Kita alokasikan sekira 17,2 miliar untuk menurunkan angka stunting dari 14 persen menjadi 0 persen pada tahun 2024," kata dia dalam laporannya pada Roadshow Daring Bersama Menko PMK Muhadjir Effendy.

dengan agenda Percepatan Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten/Kota Provinsi Sulut di aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jumat (17/3/2023). Dia merinci sumber pendanaan.

Dari DAK non fisik serta APBD.

"DAK non fisik dana alokasi khusus bantuan operasional keluarga berencana (BOKB) se Sulut tahun 2022 sebesar 24,5 miliar- pada 2023 sebesar 54,9 miliar. Juga lokasi APBD 2022 sebesar 12,6 miliar dan tahun 2023 sebesar 12,9 miliar," katanya.

Menurut Kepel, sarana penanganan stunting sudah disiapkan. Berbagai sarana itu tersebar di seluruh Sulut.

"Ada 2.287 posyandu, 198 Puskesmas, 54 rumah sakit, 605 ahli gizi, 2.778 bidan dan 522 tim pendamping keluarga," katanya.

Kepel menjabarkan upaya lain atasi stunting. Pemprov Sulut membentuk tim Satgas, mengukuhkan bapak asuh anak stunting (BAAS) kepada Komandan Korem 131/Santiago serta mengukuhkan bunda pendidikan anak usia dini (PAUD) kepada Ir Rita Maya Dondokambey Tamuntuan.

"Juga dikukuhkan generasi berencana (Genre) kepada remaja berprestasi, mengampanyekan gerakan bersama stop perkawinan anak, mengedukasi masyarakat melaui dapur sehat atasi stunting (Dashat) tentang pemenuhan gizi seimbang dan pola asuk anak dalam keluarga," katanya.

Ungkap Kepel, Pemprov sudah menyusun 15 strategi penurunan stunting.

Yakni pendampingan calon pengantin, keluarga beresiko, ibu hamil, pasca persalinan serta balita stunting.

"Kemudian melakukan surveilans stunting dan pengukuran balita secara periodik di tingkat desa, juga sosialisasi," katanya.

m

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Baca juga: Wah Ini 5 Zodiak Paling Berjiwa Bebas dan Mandiri Mengurus Hidupnya Sendiri, Zodiakmu Termasuk?

Baca juga: Proses Penjaringan Caleg Gerindra Manado Terus Berlangsung, Lucky Schramm: No Mahar

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved