Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

LHKPN

Profil 5 Kepala Daerah di Bolmong Raya Sulawesi Utara Lengkap dengan Harta Kekayaannya

Hal tersebut berdasarkan dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN periodik 2021.

Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
kolase Tribunmanado/ HO
kolase foto 5 Kepala Daerah di Bolmong Raya Sulawesi Utara dan juga foto uang rupiah ilustrasi harta kekayaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Jika kemarin ramai membahas harta kekayaan Andrei Angouw Wali Kota Manado yang lebih banyak dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey, kini Tribun Manado akan menyajikan urutan harta kekayaan kepala daerah dari Bolmong Raya.

Bolmong Raya adalah sebutan lain untuk gabungan lima kabupaten dan kota di Sulawesi Utara yang dulunya satu wilayah Kabupaten Bolmong sebelum dimekarkan.

Selain membahas harta kekayaan mereka, berikut profil kepala daerah di Bolmong Raya lengkap harta kekayaannya.

Bberdasarkan dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN periodik 2021 yang diakses Tribun Manado melalui situs elhkpn.kpk pada Selasa 14 Maret 2023, siapa paling tajir di antara mereka? Berikut urutannya:

1. Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara

Memiliki harta kekayaan Rp 13.223.625.723. Jika dibulatkan Rp 13,2 miliar Tatong Bara menjadi Kepala Daerah terkaya di Bolmong Raya, Sulawesi Utara.

Tatong Bara, adalah Wali Kota Kotamobagu Sulawesi Utara yang sudah memasuki dua periode

Tatong Bara lahir 11 Juli 1967 di Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur Kotamobagu

Tatong Bara Wali Kota Kotamobagu periode tahun 2013-2018 berpasangan dengan Jainuddin Damopolii.

Kemudian terpilih kembali di Pilkada serentak tahun 2018 berpasangan dengan Nayodo Koerniawan SH, periode 2018-2023.

Ir Hj Tatong Bara merupakan anak dari Imran P Bara dan  Netty Paputungan,

Tatong Bara pernah sekolah di SD Negeri I Matali pada tahun 1980, SMP Katolik Theodorus Kotamobagu pada 1983 dan SMA negeri 1 Kotamobagu pada 1986.

Tatong Bara melanjutkan kependidikan di Universitas Sam Ratulangi Manado di Fakultas Perikanan dan ilmu kelautan pada 1991.

Tatong lalu melanjutkan pendidikan informal di antaranya workshop constitu relation program, National democratic institute Indonesia tahun 2003, Trainers of training program, National democratic institute indonesia pada 2003.

Ir Tatong Bara sebelum menjabat sebagai wali kota kotamobagu, pernah menjadi karyawan di PT Suryaraya Mantap Utama di Jakarta pada tahun 1992 - 1995,

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved