Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Perang Tak Kunjung Usai, 90 Ribuan WNA Rusia dan Ukraina Pilih Ngungsi ke Bali yang Dianggap Aman

Perang membuat WNA Rusia dan Ukraina melakukan kunjungan ke Bali. Bahkan hingga Januari 2023 tercatat ada 90.833 orang dari Rusia dan Ukraina.

Editor: Tirza Ponto
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Menparekraf didampingi Wagub Bali bersama wisman yang tiba di awal tahun 2023 melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali - Perang yang terjadi membuat WNA Rusia dan Ukraina melakukan kunjungan ke Bali. Bahkan hingga Januari 2023 tercatat ada 90.833 orang dari Rusia dan Ukraina. 

Ribuan warga Rusia dilaporkan kabur ke Thailand dan Bali (Indonesia) untuk menghindari dikirim ke medan perang Ukraina.

Banyak warga Rusia menjadikan Asia Tenggara sebagai pelarian mereka untuk menghindari mobilisasi parsial yang diumumkan Putin untuk memperkuat invasi mereka ke Ukraina.

Thailand pun menjadi salah satu tujuan utama para warga Rusia tersebut, termasuk Bali.

Dikutip dari Voice of America, Sabtu (25/2/2023), sejak Thailand kembali membuka perbatasan dan mencabut pembatasan Covid-19 di Oktober, warga Rusia terus berdatangan.

Berdasarkan data Pemerintah Rusia, mereka pun menjadi pendatang ketiga terbesar di Thailand setelah perbatasan dibuka.

Jumlah tersebut diyakini akan semakin besar mengingat ribuan warga Rusia saat ini mulai mencari rumah baru.

Ketakutan akan masalah ekonomi di Rusia serta wajib militer karena perang di Ukraina jadi alasannya.

Thailand sendiri telah lama menjadi destinasi popular bagi turis Rusia.

Thailand dan Rusia merupakan salah satu partner perdagangan yang cukup dekat, dan pada 2019, Rusia merupakan pasar turisme terbesar ketujuh untuk Thailand.

Thailand juga tak mengikuti imbauan negara-negara Barat untuk melarang tamu asing dari Rusia.

Hal itu pun menjadi keuntungan warga Rusia yang ingin kabur dari negaranya untuk menghindari dikirim perang ke Ukraina.

Turis Rusia di Thailand
Turis Rusia di Thailand (The Pattaya News)

Berdasarkan data dari Kementerian Olahraga dan Turisme Thailand warga Rusia yang tiba di Thailand pada Oktobner, November dan Desember mencapai lebih dari 331.000 orang.

Banyak dari mereka yang datang telah berinvestasi, membeli properti atau menyewa penginapan jangka panjang di Thailand.

Amin Ettayeb seorang manajer penjualan dari InDreamsPhuket di Moskow, mengungkapkan kondisi banyaknya warga Rusia yang ke Thailand.

“Lebih dari 90 persen (klien) adalah warga Rusia. Pada November, yang merupakan puncak dari orang yang datang, mereka membeli apa saja,” katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved