Perang Tak Kunjung Usai, 90 Ribuan WNA Rusia dan Ukraina Pilih Ngungsi ke Bali yang Dianggap Aman
Perang membuat WNA Rusia dan Ukraina melakukan kunjungan ke Bali. Bahkan hingga Januari 2023 tercatat ada 90.833 orang dari Rusia dan Ukraina.
Agen perumahan milik keluarga telah mengalami peningkatan pembelian 10 persen sejak November.
Ettayeb mengatakan bahwa untuk pasar persewaan, vila yang dulu berharga kurang dari 9.000 dolar AS atau setara Rp137 juta per bulan, sekarang menjadi lebih dari 28.000 dolar AS (Rp427 juta).
“Penyewaan saat ini begitu kacau. Vila yang biasanya 300.000 baht per bulan, tiba-tiba saja menjadi 1 juta baht per bulan, tapi banyak orang yang mengambilnya,” katanya.
Meski uang tak menjadi masalah untuk sebagian orang, Ettayeb mengatakan tak semua kliennya tinggal lama di Thailand.
“Tak banyak dari mereka yang pergi secara pemanen dari Rusia, mereka hanya memastikan mereka tak akan pergi perang,” tuturnya.
“Saat semua kembali normal, mereka pasti akan kembali,” ujarnya. (*)
(Tribunnews.com) (Tribun-Bali.com/Ni Luh Putu Wahyuni Sari)
Baca juga: Apa Itu Pasar Tematik? Hanya Ada di Manado Sulawesi Utara dan Bali, Khusus Untuk Daerah Wisata
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com Tribun-Bali.com
Baca Berita Lainnya : Google News
Kecelakaan Maut, Seorang Istri Tewas, Pasutri Tertabrak Truk Ketika Hendak Pulang ke Rumah |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Seorang Pegawai Minimarket Tewas, Korban Tabrak Truk |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Seorang Polisi Tewas Korban Tabrak Lari, Korban Tinggalkan Istri dan 4 Anak |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Seorang Pemuda Tewas, Motor Rem Blong |
![]() |
---|
Polsek Bandara Sam Ratulangi Manado Serahkan 2 Korban Dugaan TPPO ke BP3MI Sulut untuk Dipulangkan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.