Manado Sulawesi Utara

Sanksi bagi Pembuang Sampah Sembarangan di Manado Berat, Andrei dan Richard Beber Program 2023

Andrei Angouw mengakui Manado masih belum bersih. Kendati demikian, Andrei Angouw mempertanyakan predikat kota terkotor

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Sanksi bagi Pembuang Sampah Sembarangan di Manado Berat, Andrei dan Richard Beber Program 2023 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Perang melawan sampah akan diteruskan Pemkot Manado di tahun 2023 ini.

Upaya menangani sampah bakal diperhebat.

Hal itu diungkapkan Walikota Manado Andrei Angouw dan Wawali Richard Sualang dalam konferensi pers evaluasi 2022 dan target 2023 di Rumah Kopi Teras Sparta, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (25/1/2023).

"Kita akan kerja keras di bidang kebersihan," kata Andrei Angouw.

Andrei Angouw mengakui Manado masih belum bersih. 

Kendati demikian, Andrei Angouw mempertanyakan predikat kota terkotor yang disebut sebut disandang Manado

Setahunya Kementerian Lingkungan Hidup belum mengeluarkan peringkat terbaru kota terkotor.

"Itu sudah dari beberapa tahun lalu, nanti saya cek, meski demikian ini jadi cambuk bagi kita," katanya.

Dikatakan Andrei Angouw, pihaknya sudah membenahi pengangkutan sampah serta antrian di TPA.

Satu yang akan dipertajam adalah sanksi tipiring.

Menurut Andrei Angouw, sanksi bagi pembuang sampah akan diperberat.

"Kalau sekarang hanya 25 ribu, saya rasa masih kurang, akan kita tambah agar supaya ada efek jera," katanya. 

Dia minta pers rajin memberitakan sanksi tipiring bagi pembuang sampah sembarangan. 

Wawali Richard Sualang menuturkan, pemberitaan pers akan menjadi sanksi moral bagi warga yang buang sampah sembarangan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved