Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pahlawan Nasional

Sosok Nani Wartabone dan Kisahnya Usir Penjajah dari Tanah Gorontalo, Punya 9 Keturunan

Bagi Indonesi dan masyarkat Gorontalo khususnya, Nani Wartabone adalah seorang pahlawan.

Editor: Alpen Martinus
Kolase TribunGorontalo.com
Potret dan tugu Nani Wartabone di Kota Gorontalo. Gorontalo punya cerita patriotik Nani Wartabone yang puncaknya 3 tahun belum kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagi Indonesi dan masyarkat Gorontalo khususnya, Nani Wartabone adalah seorang pahlawan.

Ia berjuang mengusir penjajah di tanah Gorontalo.

Kini ia telah tiada, namun cerita perjuangannya tak akan terlupakan.

Baca juga: PLN Peduli Dukung Ekowisata Taman Nasional Bogani Nani Wartabone


Foto-foto anak Nani Wartabone Pahlawan Nasional. (TribunGorontalo.com/AprisNawu)

Sang pahlawan meninggalkan sembilan keturunan yang kini sudah tersebar ke beberapa wilayah di Indonesia.

Kisah tersbeut terus mereka bawa hingga turunan selanjutnya.

Bahkan tak jarang mereka berkumpul untuk menaburkan bunga ke makam Nani Wartabone.

Para keturunan kini menyandang nama Wartabone sebagai identitas mereka.

Baca juga: Pangdam Merdeka Mayjen TNI A Denny Tuejeh Pimpin Sertijab Danrem Nani Wartabone dan Dandeninteldam

Nani Wartabone meninggalkan banyak kisah inspiratif untuk warga Gorontalo. 

Perjuangannya yang begitu besar terhadap Indonesia, telah menempatkan dirinya sebagai pahlawan nasional. 

Nani Wartabone lahir pada 30 April 1907. Ia meninggal di usia 79 tahun atau pada 3 Januari 1986. 

Pejuang yang suka bertani itu menikah dengan Aisyah Tangahu dan memiliki 9 anak, yakni Sarina Wartabone, Hanum Wartabone, Aroman Wartabone, Rasuna Wartabone, Pauji Wartabone, Noni Wartabone, Dolly Wartabone, Yos Wartabone, Jalaludin Wartabone.

Baca juga: Kapolda Gorontalo Irjen Adnas dan Danrem 133 Nani Wartabone Disiplinkan 75 Warga tak Pakai Masker

"Jadi 9 orang itu adalah anak dari Opa kami Nani Wartabone," ungkap  Arisman Wartabone cucu Nani Wartabone yang biasa disapa Ais, Senin (23/1/2023). 

Menurutnya, sembilan anak Nani Wartabone tersebar di beberapa daerah seperti  Makasar Sulawesi Selatan, Suwawa Bone Bolango, dan Kota Gorontalo.

"Tapi mereka semua sudah meninggal dunia, sekarang tinggal cucu dan cicitnya," ucap Ais.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved