Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pantas Perusahaan Microsoft PHK 10 Ribu Karyawan, Ternyata Ada Maksud Lain

Sebanyak 10.000 karyawan dari perusahaan teknologi terkenal Microsoft mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) belum lama ini.

Editor: Alpen Martinus
Kolase Tribun Manado
Pendiri Microsoft Paul Allen Meninggal Dunia 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perusahaan teknologi terkenal Microsoft secara mengejutkan memutuskan hubungan kerja dengan 10 ribu karyawan.

Namun PHK dilakukan secara bertahap lantaran jumlahnya sangat banyak.

Mereka pun menargetkan, Meret 2023 semuanya sudah rampung.

Baca juga: Segini Kekayaan Bill Gates Orang Terkaya di Dunia Pendiri Microsoft, Susah Habis Sampai Ia Bosan


FOTO ILUSTRASI -- Microsoft PHK 10.000 Karyawan, Berapa Pesangonnya? (http://tekno.kompas.com)

Tak hanya itu, Microsoft tetap memberikan pesangon kepada mereka.

Ternyata PHK tersebut terpaksa dilakukan lantaran dampak inflasi yang dialami.

padahal Microsoft termasuk perusahaan teknologi terbesar di dunia.

Tak hanya itu, para karyawan yang terkena PHK juga akan mendapatkan perlindungan kesehatan selama 6 bulan.

Baca juga: Sosok Elon Musk CEO dengan Gaji Tertinggi di Dunia, Segini Kekayaannya, Kalahkan Apple dan Microsoft

Sebanyak 10.000 karyawan dari perusahaan teknologi terkenal Microsoft mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) belum lama ini.

Kabar PHK yang dialami karyawan Microsoft ini turut dibenarkan oleh Satya Nadella selaku CEO dari Microsoft.

Salah satu alasan diberlakukannya PHK ini, menurut Satya, adalah karena MIcrosoft berencana untuk melakukan perubahan.

"Perusahaan akan membuat perubahan yang mengakibatkan pengurangan tenaga kerja kami secara keseluruhan hingga 10.000 pekerja hingga akhir Q3 FY23," tulis memo tersebut, dilansir dari The Verge.

Baca juga: Aprindo Gandeng Microsoft Dorong Digitalisasi Ritel Modern dan UMKM Indonesia

Sebanyak 5 persen dari total 220.000 karyawan Microsoft akan merasakan dampak PHK tersebut.

PHK karyawan Microsoft kali ini ditargetkan rampung pada akhir Maret 2023.

Hingga saat ini, lebih dari 800 karyawan telah diberitahu tentang rencana PHK tersebut.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved