Manado Sulawesi Utara
Oey Pek Yong, Kapitan Manado Penganjur Bahasa Melayu Manado di Volskraad
Selain Laksamana John Lie, pahlawan nasional yang berjasa menyelundupkan senjata bagi pejuang Indonesia dengan kapalnya yang legendaris menembus bloka
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Manado punya banyak Tokoh Tionghoa yang menyemai nasionalisme di Indonesia.
Selain Laksamana John Lie, pahlawan nasional yang berjasa menyelundupkan senjata bagi pejuang Indonesia dengan kapalnya yang legendaris menembus blokade Belanda, ada Oey Pek Yong.
Siapa Oey Pek Yong? Oey Pek Yong adalah kapiten Cina sejak 1927.
Oey diangkat sebagai anggota Minahasa Raad pada 1926 semasa menjabat luitenant, posisinya sebelum menjadi Kapiten.
Oey Pek yong menjadi anggota Minahasaraad hingga Jepang masuk pada tahun 1942.
Setelah Jepang angkat kaki dari Manado, Oey Pek Yong diangkat kembali sebagai kapiten cina sekaligus sebagai anggota Minahasa Raad yang berjumlah 21 orang pada tahun 1946.
Di saat menjadi anggota Minahasa Raad inilah, Oey melakukan sesuatu hal luar biasa dalam konteks nasionalisme masa itu.
Oey mengusulkan penggunaan bahasa melayu Manado dalam sidang Volskraad.
"Alasannya hanya empat anggota Volskraad yang berbahasa Belanda. Sisanya menggunakan bahasa melayu Manado," ujar Hendri Gunawan Peneliti Tionghoa Senin (16/1/2023).
Di masa itu, mamakai bahasa Belanda adalah hal yang biasa di Manado dan Minahasa.
Tak hanya di kalangan pejabat, pemakaian bahasa Belanda marak di kalangan warga biasa.
Banyak warga Manado yang namanya kebelanda belandaan.
Karena itulah, pemakaian bahasa Indonesia di Volskraad merupakan suatu bentuk perlawanan dalam bentuk paling elegan terhadap kolonialisme belanda.
Di masa kebangkitan nasional pada tahun 1928, bahasa tak hanya tutur, tapi juga adalah alat perjuangan.
Oey juga sangat menghargai budaya Minahasa.
Polda Sulut Buka Suara Terkait Kritikan Warga Soal Bakti Sosial dan Gerakan Pangan Murah di Megamas |
![]() |
---|
Suasana Kantor Polresta Manado Normal: Tak Ada Penjagaan Ketat, Polisi Main Voli di Lapangan |
![]() |
---|
Pembuang Sampah Sembarangan yang Viral di Manado Dihukum Penjara Sebulan dan Denda Rp 10 Juta |
![]() |
---|
Harga Daging Babi di Manado Sulawesi Utara Mulai Turun, Bawa Angin Segar Bagi Warga |
![]() |
---|
Fakultas Hukum Unsrat Manado Masih Jadi Favorit, Sejumlah Mahasiswa Beberkan Alasannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.