Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Jelang Hari Raya Imlek, Taman Kesatuan Bangsa Manado Sulawesi Utara Dihiasi dengan Lampion

Di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Manado, belasan lampion terpasang pada tepi membran yang berada di tengah taman tersebut.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
Arthur Rompis/Tribunmanado
Suasana Taman Kesatuan Bangsa Manado Sulawesi Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nuansa Imlek mulai tampak di kota Manado.

Di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Manado, belasan lampion terpasang pada tepi membran yang berada di tengah taman tersebut.

Suasana jadi romantis. Amatan tribunmanado, Minggu (15/1/2023) malam.

Cahaya merah dan kuning dari lampion menyatu dengan cahaya ungu berganti biru dan putih dari membran.

Sesekali menginterupsi warga merah kerlap kerlip dari lampu panjang di bawah tangga.

Tak beraturan tapi harmonis. Bertentangan tapi selaras.

Ini membuat Anton seorang warga mengaku betah berlama - lama di sana pada malam hari.

"Suasananya sangat indah, ada banyak warna warni disini," katanya Minggu (15/1/2023).

Menurut dia, pemasangan lampion tak hanya berkah bagi umat Tridharma yang merayakan Imlek, tapi juga masyarakat umum.

Warga merasa senang karena terhibur dengan nuansa keindahan di TKB yang dibawakan lampion.

"Ini juga merupakan wujud toleransi antar umat beragama," kata dia.

Hiasan Bernuansa Imlek di Kantor Walikota Manado

Mungkin ini hanya di Manado.

Yang kantor Pemkotnya bernuansa Imlek. Amatan tribunmanado.co.id Jumat (13/1/2023), puluhan lampion terpasang di atas jalan antara kantor Pemkot Manado dan lapangan Tikala.

Lampion juga terpasang di lobi lantai dua yang merupakan bagian depan ruangan Walikota Manado Andrei Angouw dan Wawali Richard Sualang.

Di tepi lapangan Tikala yang berhadapan dengan kantor Pemkot Manado, berdiri sebuah panggung bernuansa Imlek.

Sebuah patung kelinci berdiri di depan panggung tersebut.

Semenjak berdiri awal pekan ini, patung tersebut jadi objek selfie warga Manado.

Pemasangan ornamen hari raya menjadi tradisi di kota Manado.

Itu tampak antara lain di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) dan Lapangan Tikala.

Awal tahun di TKB terpasang hiasan Naga. Tengah tahun ketupat dan akhir tahun pohon Natal.

Begitupun di Lapangan Tikala. Pada Desember lalu Lapangan ini bermandi cahaya dari lampu lampu yang diikat pada pohon.

Pada lokasi yang kini terpasang patung kelinci, bulan lalu terpasang patung Yesus.

Ornamen keagamaan yang kerap berganti - ganti ini menunjukkan toleransi antar umat beragama yang tinggi di kota Manado.

Manado adalah kota dengan Indeks toleransi beragama tertinggi kedua di Indonesia.

Kota Manado yang penduduknya mayoritas beragama Kristen dan Muslim dipimpin Walikota beragama Konghucu.

Walikota Manado Andrei Angouw menuturkan, toleransi umat beragama di Manado sudah jadi tradisi dan ia bertekad merawatnya.

"Kita rawat sama - sama untuk pertumbuhan kota Manado," katanya.

Tentang Manado

Kota Manado berbatasan dengan Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara.

Kota Manado memiliki 11 kecamatan serta 87 kelurahan dan desa, luas wilayah Kota Manado 157,27 km⊃2;.

Wilayah perairan Kota Manado meliputi Pulau Bunaken, Pulau Siladen dan Pulau Manado Tua.

Saat ini Kota Manado dipimpin oleh Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang. (Art)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini. 

Baca juga: Info Gempa Bumi Hari Ini Senin 16 Januari 2023, Guncang Wilayah Indonesia, Berikut Info Terkini BMKG

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Selasa 17 Januari 2023: Leo Sibuk, Cancer Temukan Peluang

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved