Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulawesi Utara

Tindaklanjut Perintah Kapolda Sulawesi Utara, Polsek Wenang Tertibkan Knalpot Tak Sesuai Standart

Menindaklanjuti perintah Kapolda Sulawesi Utara soal penindakan knalpot tidak sesuai standar, Polsek Wenang langsung melaksanan kegiatan operasi

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Chintya Rantung
IST
Penindakan knalpot tidak sesuai standar Polsek Wenang Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menindaklanjuti perintah Kapolda Sulawesi Utara soal penindakan knalpot tidak sesuai standar, Polsek Wenang langsung melaksanan kegiatan operasi pada, Sabtu (7/1/2023).

Kapolsek Wenang Kompol Hanny Lukas menjelaskan kegiatan ini untuk mencari knalpot yang sudah tidak sesuai dengan standart.

"Knalpot brong ini sangat meresahkan masyarakat, jadi kami langsung melalukan langkah tegas terkait masalah ini," jelasnya.

Lukas pun menjelaskan beberapa pengendara motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai standart langsung diminta turun dari kendaraan dan diambil knalpotnya.

"Kami juga langsung menyuruh penggendara menggergaji knalpot yang mereka gunakan,"sebutnya.

Dia pun berharap masyarakat kini menggunakan knalpot yang sesuai standar yang dikeluarkan pabrik.

"Stop gunakan knalpot yang tidak sesuai standar, mari kita ciptakan suasana yang baik di jalan," jelasnya.

Sebelumnya, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Setyo Budiyanto menghadiri kegiatan Jumat Curhat yang digelar di Jarod, Jumat (6/1/2023).

Kapolda yang didampingi Kabid Humas Kombes Pol Jules Abraham Abast bersama Wadir Binmas dan Wakapolresta Manado, berbincang akrab bersama warga dari berbagai kalangan terkait kamtibmas di Sulut.

Beberapa materi yang dibahas antara lain kendaraan bermotor yang memakai knalpot yang tidak sesuai, juga masalah miras, dan masukan-masukan yang saya dapatkan dari masyarakat, dan itu sangat bermanfaat bagi kami.

Menurut Kapolda terkait knalpot yang tak sesuai peruntukan, Kapolda menegaskan akan melakukan tindakan tegas terhadap para pelanggar.

“Saya minta kepada Kasat Lantas untuk melakukan tindakan tegas kepada mereka yang melanggar," ujarnya.

Menurutnya selama ini ditindak dengan gergaji mesin atau gergaji listrik dan itu namun dia kurang pas.

"Nanti berikut langsung saja yang punya motor yang melakukannya sendiri, biar tahu bahwa itu tindakan yang salah, tindakan yang tidak sesuai ketentuan, menggangu lalu lintas, mengganggu masyarakat lain apalagi melewati tempat ibadah atau rumah sakit, pasti akan mengganggu,” katanya.

Jenderal bintang dia ini pun menegaskan akan menggelar operasi terkait pemakaian knapot yang tak sesuai ketentuan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved