Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bitung Sulawesi Utara

PWI Bitung Pertanyakan Kasus Tabrak Lari yang Dialami Wartawan, Polres Bitung Libatkan Pakar IT

Perkembangan kasus tabrak lari yang menimpa seorang wartawan di Bitung dipertanyakan PWI Bitung. Hingga saat ini kasus tersebut masih diselidiki.

Tribunmanado.co.id/HO
Satlantas Polres Bitung menyelidiki kasus tabrak lari yang menimpa wartawan di Bitung, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG – Kasus tabrak lari menimpa seorang wartawan media online bernama Maradona Guls Onta (42) dan rekan perempuannya di Bitung, Sulawesi Utara.

Maradona Onta atau yang akbra di sapa Dona dan rekan perempuannya, mengalami tabrak lari di Jalan Wolter Monginsidi, Girian, Kota Bitung.

Tabrak lari itu dialami Maradona dan rekan perempuannya bernama Nurmiati Dandel (34), ketika keduanya sedang berada di atas motor roda tiga yang dikemudikan Maradona pada Minggu (27/12/2022) dini hari.

Kasus tabrak lari itu, sempat menjadi atensi Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bitung, Ferdinand Gioh dan Jamal Gani, saat pelaksanaan Bitung Bakudapa Bersama Polres Bitung.

Kegiatan curahan hati (curhat) dengan Kapolres Bitung, AKBP Alam Kusuma, serta jajaran pejabat utama (PJU) atau para kasat di jajaran Polres Bitung dilaksanakan belum lama ini.

“Iya, kami mempertanyakan perkembangan kasus tabrak lari yang dialami rekan kami, Maradona Onta, wartawan online Manado Live dan Radio Sion Tomohon saat pertemuan dengan pak kapolres, kasat lantas, dan jajaran,” kata Ferdinand Gioh saat dikonfirmasi, Senin (2/1/2023).

Menurut Ferdinand, ia bersama jajaran PWI Bitung mempertanyakan kasus tersebut karena sudah lama tak kunjung ada titik terang mengenai siapa pelakunya.

Ia dan PWI Bitung juga menaruh apresiasi ke pihak Polres Bitung khususnya Satlantas Polres Bitung yang sudah melakukan berbagai cara dan upaya mengungkap kasus tabrak lari itu.

Pihaknya yakin, kasus ini lambat laun akan terungkap dan tanda tanya besar siapa pelakunya akan diketahui.

“Kami PWI dan rekan wartawan lainnya akan terus mengawal kasus ini, kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bitung agar membantu Satlantas Polres Bitung dalam hal keberadaan CCTV yang terpasang di sejumlah titik di jalan protokol Kota Bitung,” tambah Jamal Gani.

Baca juga: Jokowi Memberi Signal Reshuffle Kabinet Segera: Minta Semua Menunggu

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Mantan Pemain Bola Tewas di Malam Tahun Baru, Alami Insiden dengan Motor

Di tempat terpisah, Kasatlantas Polres Bitung, AKP Awaludin Puhi, dalam keterangannya mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan oleh pihaknya untuk mengungkap pelaku tabrak lari.

“Selang 2022, ada empat kasus tabrak lari dan tiga sudah berhasil diungkap sedangkan satu kasus jadi tunggakan kami yakni kasusnya rekan kita, Maradona Onta,” kata Awaludin, Sabtu (31/12/2022).

Awaludin menjelaskan pihaknya terkendala ketiadaan ada saksi yang melihat langsung.

Saksi hanya melihat korban sudah berada di pinggir jalan atau setelah kejadian.

Pihaknya juga mencari cara lain dengan mengecek CCTV di sekitar lokasi, termasuk CCTV di Pertigaan Leony.

Ada foto foto Christian Wayongkere Tribun Manado, foto motor roda tiga milik korban
Kendaraan roda tiga milik korban tabrak lari di Bitung, Sulawesi Utara, bernama Maradona pasca kejadian.
Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved