Berita Populer
Berita Populer di Sulawesi Utara: Pengunjung Megamall Tembus 70 Ribuan Orang hingga Pembunuhan
Ya selain berita 33 WNI asal Sulut disekap di Kamboja ada juga berita pembunuhan di Minahasa Utara ( Minut ) Sulut.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Fernando Gani Siahaan, menjelaskan 33 warga Negara Indonesia (WNI) asal Sulut bekerja di perusahan bernama Dingsheng Group di Poipet, Kamboja.
"Perusahan ini bergerak pada bidang perjudian, karena di sana judi dilegalkan," jelasnya.
Dia pun menyebut jika perusahan tersebut mempunyai izin resmi dan izin investasi.
"Makanya mereka pada WNI direkrut dengan janji akan dijadikan sebagai manajemen, padahal mereka dipekerjakan sebagai scammer, itulah yang akan kita dalami," jelasnya.
Gani pun mengatakan, ke-33 WNI ini bekerja sebagaimana biasanya di Kamboja.
Bahkan, mereka mendapatkan gaji dan bonus.
"Gaji mereka di sana 800-1000 USD, cukup menggiurkan dan mereka pernah mendapatkan itu," jelasnya.
Lanjutnya, saat para WNI sudah tidak produktif lagi, maka pendapatan mereka akan dipotong. Baca selengkapnya klik di SINI

3. Diduga karena Hubungan Gelap, Warga Manado Sulawesi Utara Tewas Ditikam 3 Orang Tepat di Hari Natal
Seorang pria bernama Michael Bernard Mamengko (36) warga Dendengan Luar, Kota Manado, Sulawesi Utara, tewas ditikam tiga pelaku.
Penikaman tersebut terjadi saat Natal, Minggu (25/12/2022).
Peristiwa nahas ini terjadi di Desa Mapanget, tepatnya di perumahan Griya Indah, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Dari informasi yang dihimpun, ketiga pelaku diketahui berinisial KK alias Kiki (26), BWM alias Agus (17), dan RT alias Ronny.
Kasi Humas Polres Minut, Iptu Ennas Firdaus, mengatakan jika penikaman ini kuat dugaannya karena adanya perselingkuhan antara korban dan istri dari salah satu pelaku.
Pelakunya ada tiga orang dan motif awalnya diduga karena hubungan gelap," ujarnya via telepon, Selasa (27/12/2022).
Ia menambahkan sampai saat ini Polsek Dimembe masih terus mencari keberadaan tiga pembunuh tersebut.
"Pelaku masih kita kejar. Jadi anggota Polsek Dimembe berkolaborasi dengan tim Resmob Polres Minut," ujarnya. Baca selengkapnya klik di SINI