Manado Sulawesi Utara
Wali Kota Manado Andrei Angouw Cerita Kisah Guru Jepang dalam Peringatan Hari Guru Nasional
Walikota Manado Andrei Angouw menceritakan pengalaman Jepang saat memberikan sambutan dalam upacara Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-77 tahun 2022
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Walikota Manado Andrei Angouw menceritakan pengalaman Jepang saat memberikan sambutan dalam upacara Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-77 tahun 2022 di Lapangan Sparta Tikala Manado, Jumat (25/11/2022).
Andrei Angouw mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey.
Menurut Andrei Angouw, Jepang luluh lantak dalam perang Dunia 2.
Namun dalam tempo singkat mereka pulih dan bangkit menjadi kekuatan besar ekonomi dunia.
"Kuncinya adalah guru, Kaisar Hirohito usai perang langsung mencari guru, dengan guru mereka memajukan pengajaran dan menghasilkan banyak SDM gemilang," katanya.
Dikatakan Andrei Angouw, pengalaman Jepang itu membuktikan bagaimana peran guru dalam kemajuan bangsa.
Dirinya berharap guru di Manado dapat terus memberdayakan diri untuk mendidik siswanya dengan baik.
"Ada istilah guru kencing berdiri, murid kencing berlari," katanya.
Andrei Angouw menekankan guru untuk tidak hanya memberi ilmu.
Tapi juga karakter moral.
Kadis Pendidikan Manado Deisy Lumowa menekankan aspek spiritual dalam karakter guru.
"Hal itu adalah dasar dari semua ilmu dan karakter mereka," katanya.
Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke-77 ini dilakukan Serentak Berinovasi wujudkan merdeka belajar Guru Bangkit, Pulihkan Pendidikan, Indonesia Kuat, Indonesia Maju.
Hadir dalan Upacara ini, Sekretaris Pemerinrah Kota Manado Dr. Micler C.S Lakat S.H, M.H, Ketua PGRI Provinsi Sulut Star Wowor, Kepala SKPD, para guru dan pengajar SMP dan SD se Kota Manado.
Tentang Manado