Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wisata Manado

5 Fakta Malalayang Beach Walk Icon Wisata Manado yang Mandi Kritikan Tapi Ternyata Jadi Tambang Cuan

Malalayang Beach Walk terus jadi perbincangan warga Sulut yang lagi ber Wisata Manado.

Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
Ferdi/Tribun Manado
Malalayang Beach Walk, Icon Baru Wisata Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hadirnya Malalayang Beach Walk membawa angin segar Wisata Manado baru di Sulawesi Utara ( Sulut ).

Sayangnya sejak dilaunching, Malalayang Beach Walk sudah mandi kritikan pengunjung.

Namun dibalik banyaknya keluhan soal Malalayang Beach Walk, ternyata Icon Wisata Manado eks pantai Malalayang itu rupanya membawa berkat bagi sebagian orang.

Mereka misalnya pedagang, dan lainnya seperti tukang foto 

Berikut ini 5 fakta Malalayang Beach Walk yang berhasil dirangkum TRIBUNMANADO.CO.ID.

1. Malalayang Beach Walk Jadi Lokasi Tambang Cuan 

Dikunjungi ratusan orang setiap harinya, tak heran jika Malalayang Beach Walk ini menjadi lokasi tambang cuan.

Yani salah satu penjual makanan di Malalayang Beach Walk menuturkan, untungnya sehari rata rata mencapai 500 ribu.

"Jika sedang ramai bisa di atas 500 ribu," kata dia Senin (7/11/2022). 

Kios Yeni berada di tempat strategis. Seputaran bola dunia, tempat favorit para pengunjung untuk berfoto. 

Dikatakan Yeni, ia buka sejak pukul 6 pagi. Lama berjualan tergantung barang. 

"Jika barang masih ada saya jualan hingga pukul 1 dini hari, tapi jika sudah laku semuanya saya akan tutup pukul 9 malam," katanya. 

Ia menuturkan, makanan yang paling laku adalah pisang goroho stik. 

Mie cakalang juga diminati. 

Yeni mengaku berupaya menyajikan makanan dengan lezat. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved