Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulawesi Utara

Hiswana Migas Sulawesi Utara Dorong Polda Sulut Tindak Mafia BBM, Pastikan Suplai ke SPBU Aman

Hiswana Migas SUlawesi Utara mendukung Polda Sulut menindak mafia BBM jika terbukti ada. Mereka mengaku masih ada oknum yang nakal.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Rhendi Umar
Ketua Hiswana Migas Sulawesi Utara, Sonny Ingkiriwang. 

"Saya tidak lagi melakukan cara pencegahan, karena itu sudah kami lakukan," jelasnya.

Dia pun menegaskan jika Kapolri sudah memberikan perintah tegas terhadap penyakit masyarakat dan BBM.

"Direktif saya adalah penindakan yang paling efektif adalah pencegahan, tapi untuk permasalahan ini saya balik pencegahan paling efektif adalah penindakan," jelasnya.

Diketahui Polda Sulut melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral pengawasan dan pendistribusian BBM bersubsidi di wilayah hukum Polda Sulut, Selasa (1/11/2022).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sulut, Irjen Pol Setyo Budianto dan diikuti para Pejabat Utama, Dinas ESDM Provinsi, pihak Pertamina, Hiswana Migas, organda, dan seluruh jajaran Polres yang diikuti lewat video confenrence.

Baca juga: Baru Dibuka di Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, MR DIY Diserbu Pengunjung

Baca juga: RSUD Amurang Minsel Sulawesi Utara Tangani Ibu Bersalin 24 Jam Tanpa Harus Dirujuk

Saat diwawancarai Setyo mengatakan tujuan dari kegiatan ini untuk membahas masalah distribusi, tata niaga, dan BBM di Sulut.

"Kenapa ini saya lakukan, karena saya berinisiatif dan saya sudah menugaskan Dirkrimusus bekerja sama dengan Dirintelkam, Karo Ops, Dirkrimum dan Dirlantas untuk sama-sama membahas masalah ini," jelasnya.

Menurutnya, dari hasil pantauan, masih terdapat antrean panjang di SPBU.

Dia pun mengindikasikan bahwa ada penyebabnya sehingga masyarakat harus mengantre untuk mendapatkan BBM.

"Saya melihat ini menyebabkan kemacetan yang cukup menggangu, dimana seharusnya masalah keamanan, ketertiban lalu lintas menjadi tanggung jawab kita semua. Tapi faktanya, karena ada antrean, dampak dari kemacetan sangat cukup mengganggu," jelasnya.

Caption: Ketua Hiswana Migas Sulawesi Utara Sonny Ingkiriwang
Ketua Hiswana Migas Sulawesi Utara, Sonny Ingkiriwang.

Irjen Setyo mengaku sudah mendapatkan informasi yang didapatkan tentang permasalahan ini.

Oleh karenanya dia berharap masalah ini bisa menjadi perhatian semua jajaran.

"Beberapa instruksi dan perintah sudah saya sampaikan kepada anggota, Kapolres dan Direktur untuk kemudian ditindaklanjuti.

"Saya meminta satu bulan untuk melakukan evaluasi kembali, apakah itu masih ada permasalahan di lapangan atau kemudian sudah lancar, kenyamanan masyarakat jadi prioritas," jelasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved