Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Advetorial

Menghentikan Aliran Sampah Plastik

Yayasan Segitiga Non Sampah, dikenal sebagai No-Trash Triangle Initiative (NTTI), telahbermitra dengan Wali Kota Manado dan Dinas Lingkungan Hidup

Editor: Aldi Ponge
Yayasan Segitiga Non Sampah
Yayasan Segitiga Non Sampah, dikenal sebagai No-Trash Triangle Initiative (NTTI), telah bermitra dengan Wali Kota Manado dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado untuk mendaur ulang sampah yang dikumpulkan di river barrier sungai Kota Manado, 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Yayasan Segitiga Non Sampah, dikenal sebagai No-Trash Triangle Initiative (NTTI), telah
bermitra dengan Wali Kota Manado dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado untuk mendaur ulang sampah yang
dikumpulkan di river barrier sungai Kota Manado, mencegah hingga 36 ton sampah per tahun masuk ke TPA.

Sungai berperan besar dalam masalah sampah plastik laut, dimana secara global 80 persen sampah plastik laut berasal dari
tak kurang dari 1.000 sungai. Indonesia adalah penyumbang sampah plastik laut terbesar ke-5 di dunia! Banyak sampah ini masuk ke laut melalui sungai, khususnya sungai yang mengalir melalui daerah perkotaan. Sekitar 59 persen sungai di Indonesia ditemukan tercemar. Sampah plastik sering tersangkut di bebatuan atau pohon di bantaran sungai atau bahkan hingga di dasar sungai.

Aliran air yang konstan kemudian memecahnya menjadi mikroplastik, yang dapat menyebabkan masalah bagi ikan dan hewan lain (dan terkadang manusia) yang akhirnya memakannya.  Ada beberapa sungai yang mengalir melalui Sulawesi Utara, menampung sampah plastik dimana sungai itu mengalir. Baik dibawa melalui sungai yang lebih kecil atau karena hasil dibuang dengan sengaja, sungai-sungai ini membawa banyak sampah plastik mencemari Taman Laut Nasional Bunaken.

Yayasan Segitiga Non Sampah, dikenal sebagai No-Trash Triangle Initiative (NTTI), telah
bermitra dengan Wali Kota Manado dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado untuk mendaur ulang sampah yang
dikumpulkan di river barrier sungai Kota Manado,
Yayasan Segitiga Non Sampah, dikenal sebagai No-Trash Triangle Initiative (NTTI), telah bermitra dengan Wali Kota Manado dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado untuk mendaur ulang sampah yang dikumpulkan di river barrier sungai Kota Manado, (Yayasan Segitiga Non Sampah)

Perairan di sekitar Manado dipenuhi dengan kehidupan laut yang paling beragam di dunia - Sulawesi berada di pusat Segitiga Terumbu Karang. Sampah plastik ini menjadi ancaman yang dapat merusak lingkungan yang rentan ini - ikan diracuni dan karang-karang mati tercemar.


Berdiri pada tahun 2017 di Pulau Bangka, No-Trash Triangle Initiative dibentuk untuk melindungi ekosistem yang luar
biasa ini - mengembangkan model pengumpulan dan daur ulang sampah inovatif yang bertujuan untuk menghentikan
polusi sampah plastik dari sumbernya sehingga mencegah sampah plastik memasuki sungai atau lautan kita.

Dengan menciptakan model ekonomi sirkular, inisiatif ini telah menciptakan lapangan kerja lokal, mengurangi jumlah sampah plastik yang masuk ke laut atau dikirim ke TPA secara dramatis, dan melangsungkan program pendidikan untuk
menginspirasi generasi change makers berikutnya!

Bekerja sama dengan CV Daur Sinar Gemilang (DSG), mereka telah menyiapkan jaringan logistik yang dapat memastikan bahwa sampah yang terkumpul diolah dan dilacak dengan benar.

Bersama-sama, mereka telah mengolah sampah yang dikumpulkan di laut, di pantai-pantai setempat, dari resort-resort
di pulau sekitar dan sekarang inisiatif ini menambah perhatian mereka ke sampah sungai.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Manado telah memasang dan mengelola pembatas sungai (river barrier) di muara
sungai terbesar di kota Manado selama lebih dari lima tahun.

Barrier ini mencegah berton-ton sampah plastik memasuki laut dan merusak ekosistem sekitar. Hingga sekarang, mereka tidak punya pilihan selain mengumpulkan sampah ini dan mengirimkannya ke tempat pembuangan sampah setempat.

No-Trash Triangle Initiative melihat peluang untuk meningkatkan dampak dari river barrier dengan melakukan sesuatu yang positif dengan sampah yang terkumpul. Maka, salah satu pendiri No-Trash Triangle Initiative, Amelia Tungka, seorang pengusaha terkemuka di Manado, menghubungi Andrei Angouw, Wali Kota Manado dan Lieke Kembuan, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado untuk mengumpulkan dan memilah sampah, sambil memanfaatkan jaringan daur ulang Segitiga Tanpa Sampah sehingga dapat memaksimalkan nilai sampah yang dapat didaur ulang.

Yayasan Segitiga Non Sampah, dikenal sebagai No-Trash Triangle Initiative (NTTI), telah
bermitra dengan Wali Kota Manado dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado untuk mendaur ulang sampah yang
dikumpulkan di river barrier sungai Kota Manado,
Yayasan Segitiga Non Sampah, dikenal sebagai No-Trash Triangle Initiative (NTTI), telah bermitra dengan Wali Kota Manado dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado untuk mendaur ulang sampah yang dikumpulkan di river barrier sungai Kota Manado, (Yayasan Segitiga Non Sampah)

Pada 22 September 2022, Amelia membuat kesepakatan dengan Wali Kota Manado dan memulai proyek percontohan.
Tim mereka telah mengumpulkan sampah dari pembatas sungai setiap hari selama satu bulan.

Selama fase percontohan ini, No-Trash Triangle Initiative telah mengumpulkan sebanyak tiga ton sampah, memilah dan memproses sebagian besar sampah untuk didaur ulang.

Dengan bantuan No-Trash Triangle Initiativ, river barrier sekarang, tidak hanya mencegah berton-ton sampah masuk ke laut tetapi juga mencegahnya masuk ke TPA!

Sampah plastik yang terkumpul, dikirim untuk didaur ulang atau diolah melalui metode co-processing, yang nilainya akan diinvestasikan kembali untuk membantu pengembangakn skala model ini di Sulawesi Utara, meningkatkan dampak lingkungan yang positif lebih jauh lagi! No-Trash Triangle Initiative juga akan melacak sampah-sampah yang dikumpulkan untuk dapat lebih memahami peran sungai dalam pencemaran laut.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

Otak Dangkal di Lautan Digital

 

Paskah dan Jeruji Besi

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved