Tragedi Stadion Kanjuruhan

Akhirnya Terungkap Peran 6 Tersangka Tragedi Stadion Kanjuruhan dan Pasal yang Dijeratkan

Keenam tersangka terdiri dari tiga orang dari panitia pelaksana hingga tiga orang lainnya merupakan anggota kepolisian.

Kolase Tribunnews/Surya.com/RIBUNKALTARA.COM/JEPRETAN LAYAR/Istimewa
Peran 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan dan Pasal yang Dijeratkan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya terungkap tersangka dalam tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Diketahui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan enam tersangka.

Hal itu diumumkan melalui konferensi pers yang digelar pada Kamis (6/10/2022) kemarin.

Keenam tersangka ini adalah memiliki andil terhadap tewasnya 131 korban dalam laga Arema FC dan Persebaya yang berlangsung pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Keenam tersangka terdiri dari tiga orang dari panitia pelaksana hingga tiga orang lainnya merupakan anggota kepolisian.

Potret kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. Peran 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan dan Pasal yang Dijeratkan.
Potret kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. Peran 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan dan Pasal yang Dijeratkan. ((TRIBUNJATIM.COM/PURWANTO P))

"Ada enam tersangka dalam peristiwa tersebut," kata Kapolri.

Inilah peran keenam tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan, pasal yang disangkakan, hingga ancaman hukuman, dirangkum dari berbagai sumber:

1. Direktur PT LIB, Akhmad Hadian Lukita

Kapolri mengatakan, Akhmad Hadian Lukita sebagai penyelenggara tidak melakukan verifikasi terhadap Stadion Kanjuruhan.

Padahal hal tersebut seharusnya dilakukan.

"Verifikasi terakhir tahun 2020 ada beberapa hal yang perlu dipenuhi terkait keselamatan penonton."

Peran 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan dan Pasal yang Dijeratkan.
Peran 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan dan Pasal yang Dijeratkan. (Kolase Tribun Manado/KOMPAS.COM/Imron Hakiki/AP Photo/Yudha Prabowo/KompasTV)

"Tahun 2022 tidak ada verifikasi dan memakai tahun 2020 dan belum ada perbaikan terhadap hasil verifikasi itu," ujar Listyo.

Listyo menambahkan, Direktur PT LIB itu juga bertanggung jawab setiap stadion memiliki sertifikasi layak fungsi.

"Namun, pada saat menunjuk stadion, fungsi persyaratan belum dicukupi dan menggunakan hasil verifikasi tahun 2020," kata Listyo.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved