Sulawesi Utara
Bisnis 'Gurih' Layanan Kesehatan, Sulawesi Utara Plot Pendapatan Rp 212 Miliar Disetor 5 RS Daerah
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) diplot meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Chintya Rantung
Sebelumnya RSJ Ratumbuysang berada di Jalan Bethesda Kota Manado kemudian dipindah ke Desa Kalasey, Kabupaten Minahasa.
"Atas support kadis sisa target ada ini dapat kami capai," ujarnya.
Ia pun memberi catatan besaran anggaran dikeluarkan untuk membangun RS ini bisa disimpulkan seimbang.
"Masih ballance dengan target kita capai," kata dia.
Kemudian RSUD PDSK awalnya di proyeksikan menjadi pendulang utama cuan dari jasa layanan kesehatannya.
Rp 267 Miliar ditargetkan bisa diraup RSUD ODSK dalam setahun. Belakangan di APBD Perubahan 2022, Pemprov Sulut merevisi pendapatan itu tinggal Rp 33 Miliar.
Hal itu terungkap dalam Rapat Pembahasan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut, dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Ruang Rapat Paripurna Gedung Cengkih, Kota Manado, Rabu (21/9/2022).
Revisi target pendapatan ini pun diajukan Pemprov Sulut ke DPRD agar bisa ditindaklanjuti dalam Perubahan APBD.
Terungkap dalam rapat RSUD ODSK belum maksimal dalam melakukan pelayanan, ada beberapa instrumen harus di penuhi satu di antaranya kelengkapan peralatan medis.
dr Enrico Rawung menjelaskan ia ditugaskan menjadi Dirut RSUD ODSK, pada Maret 2022. Di situasi itu belum ada pendapatan masuk.
"Pendapatan masih 0," kata dia.
Justru tahun 2021, pendapatan RSUD ODSK Rp 1,8 Miliar namun bukan dari layanan kesehatan, hanya dari Lab PCR imbas dari Pandemi Covid 19.
Mei 2022 layanan kesehatan belum maksimal meraup cuan capaiannya hanya Rp 110 juta.
Sempat melonjak capai Rp 1 Miliar di September 2022, buntut dari diaktifkannya layanan Hemodialisa.
dr Enrico Rawung menjelaskan, pendapatan RSUD ODSK bisa meningkat jika ada peningkatan sumber daya.