Sulawesi Utara
Bisnis 'Gurih' Layanan Kesehatan, Sulawesi Utara Plot Pendapatan Rp 212 Miliar Disetor 5 RS Daerah
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) diplot meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) diplot meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Total ada 5 RS, masing-masing ditarget mendapatkan keuntungan.
5 RS tersebut yakni RSUD ODSK, RS Mata, RSUD Noongan, RSUD Manembonembo, dan RS Jiwa Ratumbuysang.
Jika ditotal 5 RS ini diproyeksi menghasilkan cuan Rp 212 Miliar, itu digabungkan dari total target pendapatan semua RS.
RS Mata sejauh ini yang menjadi tumpuan meraup PAD dibanding RS milik Pemprov lainnya.
Hendrik Tairas Dirut RS Mata membeber, awalnya RS Mata ditargetkan meraup Rp 102 Miliar di sepanjang tahun 2022, belakangan target mengalami penyesuaian tinggal Rp 77 miliar.
Realisasinya hingga Agustus 2022, pendapatan RS Mata sudah mencapai Rp 35 Miliar atau masih kurang dari 50 persen target.
Meski begitu Dirut RS Mata masih optimistis mengejar target di sisa tahun ini. Satu di antara yang jadi program andalan yakni operasi katarak.
"Ada program target pendapatan turun ke kabupaten/kota sampai puskesmas kita melakukan skrining," ujarnya.
Ada lagi program antar pulang pasien di RS.
RS Mata pun sudah melakukan sosili ke 12 kabupaten/kota.
"Ada pemintaan layanan operasi katarak," ujarnya.
Selanjutnya RS Manembonembo Bitung diharapkan menambah pundi PAD Sulut.
Dirut RS Manembonembo dr Clally Tirayoh mengaku mendapat target Rp 55 Miliar di tahun 2022. Namun target itu kemudian meningkat Rp 59,7 Miliar. Ia sendiri baru 21 Maret 2022 dilantik jadi Dirut.
Pencapaian target pendapatan kata dr Chally Tirajoh optimistis bisa dicapai, pasalnya hingga September 2022, sudah Rp 39,5 Miliar pendapatan diraup.