Sulawesi Utara
Bisnis 'Gurih' Layanan Kesehatan, Sulawesi Utara Plot Pendapatan Rp 212 Miliar Disetor 5 RS Daerah
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) diplot meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Chintya Rantung
"Kami hitung waktu masuk, Maret baru Rp 800 juta, masuk Mei Rp 900 juta, Bulan ini target Rp 3 Miliar konsisten sampai akhir tahun," ujarnya.
Pasalnya ada beberapa layanan baru di RS dipimpinnya, semisal layanan kesehatan mata.
Ada lagi RSUD Noongan di Langowan, Minahasa.
Dirut RSUD Noongan dr Inggrit Giroth menyampaikan, RS yang dipimpinya ditarget meraup Rp 29,9 Miliar di tahun 2022, namun kemudian mengalami perubahan Rp 26 Miliar.
Ia optimistis capai target di akhir tahun apalagi realiasi pendapatan yang dilaporkan sudah mencapai Rp 22,6 M
"Prediksi kami sampai Desember bisa dapat Rp 6 Miliar," ujarnya.
Ia juga menyentil soal situasi RSUD Noongan yang belum bisa melakukan pelayanan maksimal. Ada ruangan yang atapnya bocor sehingga tidak bisa menempatkan pasien.
"Padahal bisa diisi tempat tidur," katanya.
Imbasnya ada pasien yang harusnya mendapat perawatan inap dialihkan ke RS lain, karena kamar tidur sudah penuh pasien.
RS Jiwa Ratumbuysang pun tak lepas dari target pendapatan.
Samuel Maringkas Dirut RS Jiwa Ratumbuysang membeber target pendapatan Rp 16,3 Miliar. Jika RS lain kerap kena revisi, namun RS Jiwa Ratumbuysang tidak mengalami perubahan
"September sudah terealisasi 56 persen," katanya.
Jika dirupiahkan RSJ sudah menghasilkan sekitar Rp 9 Miliar.
"Masih sekitar 7 Miliar lagi target sampai akhir tahun anggaran," katanya.
Ia bersyukur RSJ bisa tetap melakukan pelayanan di tengah kondisi baru saja pindah lokasi.