Sulawesi Utara

Terkait Pemberantasan Judi, Pengamat Hukum: Harusnya Ditindak Bandar Besar, Bukan Hanya Pengecer

Polisi saat ini terus gencar dalam melakukan pemberantasan perjudian baik online, offline dan konvensional.

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Chintya Rantung
IST
Pengamat Hukum Toar Palilingan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polisi saat ini terus gencar dalam melakukan pemberantasan perjudian baik online, offline dan konvensional.

Ini sebagaimana diinstruksikan langsung Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Di Provinsi Sulawesi Utara, instruksi tersebut dijalankan. Bahkan diketahui dalam kurun waktu tanggal 2 hingga 26 Agustus 2022 Polda berhasil mengungkap 18 kasus perjudian.

Hal ini pun mendapat tanggapan dari Pengamat Hukum Toar Palilingan.

Dia menilai pemberantasan judi harus betul-betul dilakukan.

Artinya yang ditangkap itu Bandar besarnya bukan hanya pengecer.

"Kalau memang betul-betul serius harusnya ditindak Bandar Besar. Bukan hanya sebatas pengecer togel yang kelas-kelas 300 ribu," katanya.

Lebih lanjut, terkait adanya kasus perjudian yang belum dilimpahkan dari, menurut Palilingan, sebetulnya sah-sah saja.

Apalagi kalau yang ditangkap hanya sebatas tukang rekap.

"Kalau nggak bisa di proses lanjut cukup di lakukan pembinaan. Percuma juga diproses kalau bandarnya tidak tersentuh apalagi yang ketangkep hanya ece-ece," sebutnya.

Namun begitu, jika kasus seperti ini sudah berunglangkali dilakukan, sangat mustahil bandar tak tersentuh.

"Kalau berulang-ulang dilakukan mustahil bandarnya tidak tersentuh," pungkas Palilingan. (hem)

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Pelajar 16 Tahun Tewas, Mobil Terlibat Tabrakan dengan Motor

Baca juga: Akhirnya Terungkap Biaya Pemakaman Ratu Elizabeth II Sangat Fantasi, Termahal di Inggris

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved