Brigadir J Tewas

Akhirnya Terungkap Saksi Kunci Sakit Ambeien, Sidang Anggota Polres Jaksel Ipda Arsyad Daiva Ditunda

Akhirnya terungkap sidang etik terhadap anggota Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Arsyad Daiva Gunawan ditunda lantaran saksi kunci sakit ambeien.

Kolase Tribunnews.com/Kontan
Ilustrasi ambeien atau wasir 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya terungkap sidang etik terhadap anggota Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Arsyad Daiva Gunawan ditunda lantaran saksi kunci sakit ambeien.

Polri menjelaskan bahwa sidang terhadap Ipda Arsyad Daiva Gunawan diundur sampai Senin 26 September 2022.

Hal ini, jelas Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, lantaran AKBP AR sebagai saksi kunci tidak dapat hadir sebab sakit ambeien.

Baca juga: 2 Motif Kuat Dugaan Pembuhan Brigadir J, Simanjuntak: Ada Kaitan dengan Mafia dan Dana-dana Taktis

Baca juga: Terungkap Alasan Kamaruddin Simanjuntak dan Deolipa Yumara Dilaporkan ke Polisi

Baca juga: Sempat Dicurigai Jadi Hacker Bjorka, MAH Pemuda Madiun Kini Terbukti Begini, Sekarang Jadi Tersangka

Foto: Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo, saat proses rekonstruksi kasus Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Sidang etik terhadap Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Arsyad Daiva Gunawan diundur hingga 26 September 2022 mendatang. (KOMPAS.COM KRISTIANTO PURNOMO/Grafis Tribun-Video.com)

Diketahui sebelumnya, Brigadir J tewas diduga ditembak oleh sesama anggota polisi Bharada E di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo pada Jumat 8 Juli 2022 lalu.

Polri menyatakan bahwa sidang etik terhadap Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Arsyad Daiva Gunawan diundur hingga 26 September 2022 mendatang.

"Ini ada perubahan yang untuk Ipda ADG,

itu diundur sampai dengan hari ini belum diputuskan.

Sidang diskors nanti akan dimulai 26 September jam 10," kata Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (17/9/2022).

Dedi menuturkan sidang harus diundur karena salah satu saksi berinisial AKBP AR dinyatakan sakit.

Padahal, dia merupakan saksi kunci terkait pelanggaran etik Ipda Arsyad.

"Dikarenakan satu saksi sakit atas nama AKBP AR.

AKBP AR tidak dapat hadir karena sakit ambeien jadi tidak bisa hadir," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved