Sulawesi Utara

Kata Pengamat Ekonomi Soal Dana Bantuan UMKM Dikembalikan: Pengaruhi Kesejahteraan Masyarakat

Pengamat Ekonomi Sulut sangat menyayangkan dana bantuan UMKM belum terserap 100% pada September 2022. Jika serapannya buruk, maka akan dikembalikan.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Isvara Savitri
FACEBOOK
Robert Winerungan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINAHASA - Pengamat Ekonomi Sulawesi Utara, Dr Robert Winerungan, mengatakan sangat disayangkan jika ada dana bantuan untuk modal usaha bagi UMKM yang sampai bulan September 2022 belum terserap. 

Berdasarkan informasi, bantuan modal ini sudah ada di bank, tinggal menunggu pencairan.

Modal bantuan ini disebut Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM.

Jika dana ini tidak terserap pasti akan dikembalikan ke kas negara. 

"Modal bantuan ini sayang sekali jika tidak termanfaatkan oleh pelaku usaha UMKM. Usaha UMKM ini akan sangat berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat dan peningkatan perekonomian di daerah khususnya untuk pertumbuhan ekonomi," jelas Winerungan kepada Tribunmanado.co.id, Rabu (14/9/2022).

Kata dia, bantuan modal ini akan mendorong pembiayaan UMKM dan sektor perdagangan untuk menggerakkan sektor riil. 

Baca juga: Akhirnya Terungkap Ferdy Sambo Diduga Lakukan Pencucian Uang Pakai Rekening Atas Nama Para Ajudannya

Baca juga: Baru Terungkap Ternyata Brigadir J dan Putri Candrawathi Lakukan Hal ini di Kamar Selama 15 Menit

"Melalui sektor riil ada pembukaan dan penambahan lapangan pekerjaan akan lebih luas dan memperkuat kegiatan ekonomi menuju pemulihan dan kemandirian," terang Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Manado ini.

Lanjutnya, berdasarkan arahan dari presiden, UMKM sangat diberdayakan supaya negara kita dapat mengurangi impor serta untuk memacu pertumbuhan PDB/PDRB, karenanya harus diperkuat sektor riil produksi. 

"Nah, penting sekali menggerakkan pelaku usaha UMKM ini di masa sulit permodalan saat ini," ujar Winerungan.

Pelaku UMKM menggunakan QRIS sebagai intrumen pembayaran. Penggunaan QRIS mendorong angka transaksi transaksi uang elektronik di Sulawesi Utara.
Pelaku UMKM menggunakan QRIS sebagai intrumen pembayaran. Penggunaan QRIS mendorong angka transaksi transaksi uang elektronik di Sulawesi Utara. (HO)

Oleh karena itu, dengan bantuan permodalan yang sudah disiapkan oleh pemerintah semestinya harus cepat direspons oleh OPD terkait untuk menyosialisasikan bahkan menggerakkan pelaku UMKM ini untuk memanfaatkannya. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved