Bolsel Sulawesi Utara

Gelar Rapat Evaluasi PBB dan PAD Tahun 2022, Kaban BPKPD Bolsel Sulawesi Utara Sampaikan Tujuanya

Pemkab Bolsel mengadakan rapat sekaligus peluncuran beberapa aplikasi penting. Aplikasi tersebut adalah SiPATEN dan Petik Bunga.

Penulis: Indra Wahyudi Lapa | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Indra Lapa
Kepala BPKPD Bolsel, Lasya Mamonto saat memberikan sambutan, Senin (5/9/2022). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLSEL - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, menggelar rapat evaluasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2022.

Rapat tersebut menjadi satu rangkaian peluncuran Sistem Informasi Pajak Terintegrasi (SiPATEN) serta sosialisasi aplikasi Petik Bunga dan kanal pembayaran digital BSG.

Kegiatan ini digelar di wilayah Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki, Bolsel, Senin (5/9/2022).

Pelaksanaannya kegiatan tersebut sesuai dengan UU dan Peraturan Daerah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Bolsel, Lasya Mamonto.

“Dasar Pelaksanaan, pertama UU Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta Peraturan Daerah Kabupaten Bolsel Nomor 22 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah,” ujar Lasya. 

Baca juga: Hari Pelanggan Nasional, DAW Gelar Beragam Aksi Apresiasi bagi Konsumen Honda

Baca juga: IPW Beber Kasus yang Ditangani Satgasus Pimpinan Ferdy Sambo, Eks Menteri Rizal Ramli Minta Diaudit

Lasya mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan adalah koordinasi, konsolidasi antara satuan kerja pengelola PAD dan desa tentang progres capaian di masing-masing satuan kerja serta desa tahun 2022.

Peluncuran SiPATEN dan sosialisasi penggunaan aplikasi Pembayaran Kolektif Pajak Bumi dan Banguan (Petik Bunga) serta tata cara pembayaran pajak digital bagi pemerintah desa.

Hal ini penting dilakukan.

Kepala BPKPD Bolsel, Lasya Mamonto saat memberikan sambutan, Senin (5/9/2022).
Kepala BPKPD Bolsel, Lasya Mamonto saat memberikan sambutan, Senin (5/9/2022). (Tribunmanado.co.id/Indra Lapa)

“Tujuannya pertama, optimalisasi sumber PAD, kemudian untuk mengetahui sejauh mana capaian realisasi PAD pada pertengahan tahun 2022,” tutupnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved