Sitaro Sulawesi Utara

Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Iwan Permadi Pastikan Tindak Tegas Anggotanya yang Terlibat Perjudian

Polres Kepulauan Sitaro berhasil mengungkap lima kasus judi online. Kapolres pun menegaskan bakal menindak anggotanya jika ada yang terlibat.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Kapolres Kepulauan Sitaro, AKBP Iwan Permadi, saat memberikan keterangan dihadapan sejumlah awak media. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO - Polres Kepulauan Siau Tagulandang Biaro tancap gas dalam pengungkapan kasus perjudian online di wilayah hukum Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.

Langkah ini diambil menyusul adanya perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada jajaran di semua tingkatan untuk memberantas penyakit masyarakat termasuk judi.

Tak tanggung-tanggung, pasca menerima perintah lewat video conference pada pertengahan Agustus 2022, jajaran Polres Kepulauan Sitaro berhasil mengungkap lima kasus perjudian jenis toto gelap atau togel.

Dari lima kasus tersebut, Polres Kepulauan Sitaro dan Polsek jajaran turut mengamankan lima tersangka beserta sejumlah barang bukti berupa handphone, kertas rekapan togel dan uang tunai dalam berbagai nominal rupiah.

"Untuk Polres Sitaro ada satu menyidik judi online yang sudah tahap satu, yang satu sudah P21. Nanti data-datanya bisa ambil ke pak Kasat Reskrim," ungkap Permadi dalam konferensi pers, Jumat (2/9/2022).

"Polsek Sitim sendiri sudah tahap satu juga ke jaksa penuntut umum. Untuk Polsek Tagulandang masih nihil. Siau Barat ada dua kasus dan untuk Biaro juga masih nihil," terang Eks Kasubdit Tipikor Polda Sulut itu.

Baca juga: Tindaklanjut Perintah Kapolri, Polres Kepulauan Sitaro Ungkap 5 Kasus Judi Online

Baca juga: Gubernur Sulawesi Utara Gairahkan Sektor Pariwisata, Gelar 3 Event Internasional Berturut-turut

Disentil tentang dugaan adanya oknum polisi yang membekingi kasus perjudian dimaksud, Permadi tegas menyatakan bakal menindak anggotanya apabila terbukti terlibat dalam praktek perjudian.

"Ini memang sudah penyampaian dari pimpinan kita pak Kapolri. Pokoknya jangan sampai ada anggota yang terlibat. Sudah dari awal saya sampaikan, jangan ada anggota yang terlibat. Jangan Polres Kepulauan Sitaro jadi contoh kasus," ujar Permadi.

"Dalam arti kita sudah sampaikan di apel tapi ada anggota yang terlibat. Saya akan proses. Ada Kasi Propam disini supaya tidak ada kejadian seperti itu," lanjutnya.

Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Iwan Permadi saat memberikan keterangan dihadapan sejumlah awak media.
Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Iwan Permadi saat memberikan keterangan dihadapan sejumlah awak media. (Tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses)

Kepada semua pihak, baik masyarakat umum maupun wartawan yang mengetahui adanya dugaan keterlibatan oknum anggota polisi dalam praktek perjudian, Permadi meminta agar melaporkan kepadanya dengan disertai bukti-bukti pendukung.

Baca juga: Bhayangkari Polres Bolaang Mongondow Selatan Sulawesi Utara Adakan Bakti Sosial Jumat Berbagi

Baca juga: Akhirnya Terungkap, Komnas HAM Yakin Ferdy Sambo akan Dihukum Berat, Pantas Terima Hukuman Mati?

"Kalau media, kalau masyarakat di luar punya bukti anggota saya ada yang terlibat, laporkan. Jangan hanya katanya. Minimal ada namanya dan buktinya seperti rekaman video pada saat, contoh sabung ayam lantas ada anak buah saya. Kami akan menindak," ungkap Permadi.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved