Internasional

Profil Mikhail Gorbachev, Presiden Pertama dan Terakhir Uni Soviet, Gagal Cegah Keruntuhan

Mantan Presiden Uni Soviet, Mikhail Gorbachev, tutup usia pada Selasa (30/8/2022). Ia adalah pemimpin yang berhasil mengakhiri Perang Dingin.

Editor: Isvara Savitri
Tribunnews.com/AFP
Mantan Presiden Uni Soviet, Mikhail Gorbachev. Gorbachev meninggal dunia di usia 91 tahun pada Selasa (30/8/2022). 

Ia membuktikan sebagai anggota Komsomol yang menjanjikan, dan pada tahun 1952 ia memasuki sekolah hukum Universitas Negeri Moskow dan menjadi anggota Partai Komunis.

Ia lulus dengan gelar sarjana hukum pada tahun 1955 dan kemudian memegang sejumlah jabatan di Komsomol dan organisasi partai reguler di Stavropol.

Kemudian naik menjadi sekretaris pertama komite partai regional pada tahun 1970.

Presiden pertama dan terakhir Uni Soviet

Upaya Gorbachev pada tahun 1985 untuk menindak penyalahgunaan alkohol kronis adalah sebuah bencana, menguras anggaran negara dan membuat pemimpin Soviet itu dibenci oleh warga negara yang mencintai alkohol.

Dorongannya terhadap kebebasan di dalam negeri mempercepat disintegrasi kekaisaran Soviet yang multi-etnis.

Dari republik Baltik hingga Kaukasus dan Asia Tengah, gerakan kemerdekaan dan perselisihan antar-etnis mengguncang struktur dominasi Soviet yang tampaknya tak terkalahkan.

Presiden AS Ronald Reagan dan pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev.
Presiden AS Ronald Reagan dan pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev. (Aljazeera.com)

Sementara glasnost membawa gelombang demi gelombang pengungkapan memalukan tentang masa lalu kelam Uni Soviet.

Pada tahun 1989, negara-negara Eropa Timur membuang pemerintah Komunis mereka dan Tembok Berlin diruntuhkan.

Pada tahun 1990, Gorbachev terpilih sebagai presiden pertama dan terakhir dari Uni Soviet, seperti dikutip dari CNA.

Tetapi dalam beberapa bulan, dia harus menghadapi pemberontakan oleh komunis garis keras.

Kudeta Agustus 1991 gagal, tetapi Boris Yeltsin yang menantang yang menghadapinya dan menjadi pahlawan nasional sementara Gorbachev ditahan di bawah tahanan rumah jauh di sebuah resor Krimea.

Segera setelah itu, Uni Soviet menghilang dan dengan itu posisi Gorbachev berakhir. 

Dalam op-ed yang diterbitkan di surat kabar pemerintah Rossiiskaya Gazeta pada Desember 2016, beberapa hari menjelang peringatan 25 tahun pengunduran dirinya, Gorbachev mengakui tanggung jawabnya dalam runtuhnya Uni Soviet.

Baca juga: Keluarga di Manado Sulawesi Utara Pakai Kaos Bergambar Bharada E

Baca juga: Satu Orang Tersangka Kasus penganiayaan WNA di Munte Minsel Sulawesi Utara Masih Buron

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved