Segini Total Utang Indonesia Hingga Kini, Bikin Terkejut, Ini Penjelasan Luhut Binsar Pandjaitan

Luhut pun menyebutkan, tingkat utang pemerintah Indonesia saat ini jauh lebih aman dibandingkan negara-negara lain di dunia.

Editor: Alpen Martinus
Istimewa
Luhut Binsar Pandjaitan Tersenyum 

TRIBUNMANDO.CO.ID - Indonesia kini tengah menghadapi utang luar negeri yang tak sedikit, nilainya cukup buat melongo.

Meski begitu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, Indonesia tetap pada posisi aman.

Utang terbesar Indonesia kepada negara tetangga Cina.

Baca juga: Nasib Pilu Bonge Pasca Citayam Fashion Week Ditutup, Nangis di Pinggir Jalan Lantaran Banyak Utang

Simak video terkait :

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengakui bahwa utang Indonesia terbilang besar.

Namun, menurutnya Indonesia mampu membayar utang tersebut.

"Orang bilang kita ini utangnya banyak, betul Rp 7.000 triliun. Tapi kita bandingkan itu hanya 41 persen dari produk domestik bruto (PDB) kita," ujar Luhut dalam acara Silaturahmi Nasional Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) Tahun 2022, di Sentul International Convention Center di Bogor, sebagaimana disiarkan YouTube PPAD TNI, Jumat (5/8/2022).

Menurutnya, utang sebesar itu digunakan untuk mendanai sejumlah proyek-proyek startegis di Indonesia.

Baca juga: Sosok Letkol Paulus Pandjaitan, Anak Luhut Binsar Pandjaitan, Karier Mentereng di TNI


Presiden Jokowi dan Presiden Xi Jinping.(Tribunnews.com/ Imanuel Nicolas Manafe)

"Dan angka itu jumlahnya dibayar oleh proyek-proyek yang bagus, bukan uang yang hilang. Semua dibayar. Pembangunan," tegasnya.

Luhut pun menyebutkan, tingkat utang pemerintah Indonesia saat ini jauh lebih aman dibandingkan negara-negara lain di dunia.

Selain kemampuan mengatasi utang, Luhut juga mengungkapkan kemampuan Indonesia mempertahankan nilai tukar rupiah agar tidak melemah.

Saat ini, katanya, share kepemilikan asing di Indonesia menurun hingga hanya tertinggal 16,1 persen.

Baca juga: Tanya Presiden Luhut Binsar Pandjaitan Jawab Tudingan Mengurus Semua Permasalahan Negara

"Dari yang dulunya 41,3 persen," lanjutnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved