Profil Tokoh Daerah

Polisi Manado Sulawesi Utara Marlien Tawas Cerita Berbagi Tugas Menjadi Polwan dan Keluarga

Sososk Polisi Manado Sulawesi Utara Marlien Tawas Cerita Berbagi Tugas Menjadi Polwan dan Keluarga.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rhendi Umar
Kombes Pol Josefien Marlien Reineke Tawas, Polisi Manado Sulawesi Utara cerita berbagi tugas menjadi Polwan dan keluarga. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kenal dekat dengan Polisi Manado Kombes Pol Josefien Marlien Reineke Tawas SH MH.

Dia adalah polisi wanita (Polwan) yang kini bertugas sebagai Kabid profesi dan pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Utara

Menjelang Hut Polwan ke 74, Marlien Tawas bercerita bagaimana dia membagi kesibukan sebagai polisi dan keluarga.

Marlien menyebut, dirinya sudah berkomitmen memilih jalan hidup sesuai dengan apa yang dipilihnya.

"Ini kehidupan kan proses memilih jalan hidup, berkomitmen dan menyampaikan kepada keluarga dan seseorang disekeliling kita," jelas 

Soal pekerjaannya sebagai Polwan, Marlien selalu menyampaikan dan mengingatkan kepada keluarga tentang tugasnya yang selalu bekerja 1x24 jam.

"Yang terpenting peran kita dalam keluarga jangan kita tinggalkan, terlebih bagi rekan-rekan kita yang menjadi ibu, istri semuanya kuncinya adalah komunikasi," jelasnya.

Lanjut Marlien, terdapat tantangan tersendiri sebagai Kabid Propam dalam menangani Polwan yang melakukan ulah.

"Tentunya ketentuannya sama dengan kepolisian laki-laki. Dalam ketentuan peraturan Kapolri kan berlaku untuk Polwan juga," jelasnya.

Marlien pun membeber perbedaan pelanggaran yang dilakukan polisi wanita dan polisi laki-laki.

"Kalau Polwan itu yang paling banyak melakukan pelanggaran bagaimana hidup hedonisme yang selalu ada di media sosial, padahal dalam ketentuan di kepolisian tidak dibenarkan," jelasnya.

Sebaliknya, Marlien menyebut sebagai Polwan harus menunjukan hal yang positif dan menggugah masyarakat, dan hal tersebut yang diinginkan pimpinan.

"Dalam presentase yang ada, Polwan memang sangat kecil melakukan pelanggaran dibandingkan polisi laki-laki, paling banyak kan terlambat mengurus keluarga.

Dan itu kan tinggal dikomunikasikan dengan atasan, tapi yang terpenting jangan mengabaikan tugas pokok" jelasnya.

Marlien pun meminta, jika masyarakat bertemu dengan Polwan yang tak pantas dilihat, atau hal yang didengar tidak baik oleh masyarakat, agar segera melaporkannya ke Propam Polda Sulut.

"Contohnya jika masyarakat melihat Polwan berkelahi dengan tetangga ibarat orang Manado bilang lamu, silahkan lapor ke kita, karena Polwan harus menjadi contoh," jelasnya. (Ren)

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Rabu 3 Agustus 2022, BMKG: 27 Daerah Patut Waspada

Sambungan Air Hanya Cakup 25 Persen Rumah di Manado Sulawesi Utara, Terendah di Indonesia

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved