Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Polisi Tembak Polisi

Komnas HAM dan Tim Khusus Polri Dalami Uji Balistik, Ungkap Temuan Baru Penembakan Brigadir J

Kepolisian Republik Indonesia sangat responsif dengan permintaan Keluarga Brigadir J dan publik, yang menghendaki dilakukan pemeriksaan ulang.

Editor: Aswin_Lumintang
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara (depan). Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) klaim kini mendapatkan kemajuan signifikan dalam penanganan kasus Brigadir J. 

Terkahir, ancaman pembunuhan itu didapatnya pada Kamis (7/7/2022) atau sehari sebelum dirinya tewas.

Sosok pengancam membunuh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J sebelum tewas sudah diidentifikasi.

Kamaruddin Simanjuntak, pengacara keluarga Brigadir Jmenyebut sosok pengancam itu merupakan satu di antara sejumlah ajudan Kadiv Propam Polri non-aktif Irjen Ferdy Sambo dalam foto bersama.

Dalam foto tersebut, memang ada Brigadir J hingga Bharada E.

Namun, Kamaruddin berkeyakinan bukan Bharada E yang melakukan pengancaman pembunuhan tersebut.

"Orang yang mengancam ini saya sudah kantongi namanya. Kalau pernah lihat sejumlah foto yang mereka foto bersama itu salah satu yang mengancam itu ada dalam foto itu. Yang jelas bukan Bharada E," kata Kamaruddin saat dihubungi, Senin (25/7/2022).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasus Penembakan Brigadir J, Komnas HAM Akan Dalami Hasil Uji Balistik Tim Khusus Polri Jumat Ini,https://www.tribunnews.com/nasional/2022/08/02/kasus-penembakan-brigadir-j-komnas-ham-akan-dalami-hasil-uji-balistik-tim-khusus-polri-jumat-ini?page=all.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved