Tajuk Tamu

Selamat Datang BPIP di Bumi Nyiur Melambai, Dr Michel Barama SH MH Resmi Nahkodai JPM2 Sulut

SEJAK duduk di bangku Sekolah Rakyat (SDN), kami sudah dikenalkan dengan Pancasila sebagai falsafah dan pilar ideologis negara Indonesia. 

Editor: David_Kusuma
Istimewa
Dr Michel Barama SH MH Resmi Nahkodai JPM2 Sulut 

Catatan:
Efraim lengkong (Anggota JPM Sulut)

Pancasila Kekasih Jiwa Kami

SEJAK duduk di bangku Sekolah Rakyat (SDN), kami sudah dikenalkan dengan Pancasila sebagai falsafah dan pilar ideologis negara Indonesia. 

Sebuah nukilan indah yang diambil dari dua kata Sanskerta:  berarti lima dan berarti prinsip atau asas dan merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kecintaan kepada Pancasila tertanam bahkan menjadi kekasih dalam jiwa kami, bagaimana tidak di saat kami masih duduk di bangku SD, setiap 5 (lima) menit sebelum pulang sekolah kami murid2 diharuskan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan seperti Garuda Pancasila, barulah kami diperbolehkan pulang.

Di saat SMP - SLA  kami disuguhi dengan mata pelajaran Kewargaan Negara juga PMP (Pendidikan Moral Pancasila) hal ini yang tertanan di jiwa kami yang lahir dibawah tahun 1985.

Dr Michel Barama SH MH Resmi Nahkodai JPM Sulut
Dr Michel Barama SH MH Resmi Nahkodai JPM Sulut (Dok Istimewa)

Sejak lahirnya reformasi pada 1998, euforia "kebablasan" berpendapat dan berserikat telah mewarnai kehidupan politik di Indonesia, namun kebebasan tersebut memunculkan segelintir pemikiran sempit yang melupakan falsafah nilai nilai Pancasila.

Terlihat jelas, sejak bergulirnya reformasi, ideologi dan dasar negara Pancasila seakan terpinggirkan, "terlupakan" keinginan pada kebebasan mendominasi masyarakat.

Tak dapat dipungkiri sejak jatuhnya rezim orde baru, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara seolah "barang langka yang sulit ditemukan dan dibicarakan". 

Nampak jelas terjadinya pengingkaran nilai-nilai Pancasila dalam pemahaman dan tindakan saat ini, salah satu penyebabnya akibat "kebablasan berpolitik" oleh para elit, dan sebagian lapisan masyarakat lainnya di era reformasi.

Dengan banyaknya masalah-masalah yang terjadi, seperti intoleransi, disintegrasi bangsa, terorisme dan korupsi. 

Dengan dipimpinnya BPIP Panca Mandala Sulut oleh  Dr Michel Barama yang dikenal seorang ahli hukum yang senantiasa membela yang benar dapat dipastikan roh Pancasila akan tumbuh di tubuh "generasi millenial" (jaman now) dengan membumikan Pancasila di Tanah Toar Lumimuut.

Selamat datang BPIP (Badan Pembinaan Idiologi Pancasila) selamat berkarya Pak Doktor, "siramilah" Bumi Nyiur melambai dengan Ideologi Pancasila. (*)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved