Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

HUT Boltim

ASN Boltim Wajib Ikut Tarian Dana-dana, Rusmin Mokoagow: Angkat Kembali Budaya yang Hampir Punah

Tarian Dana-dana tersebut dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 14 Kabupaten Boltim. 

Penulis: Rustaman Paputungan | Editor: Handhika Dawangi
Kolase Tribun Manado/Rustaman Paputungan/tribunmanado.co.id/Nielton Durado
Asisten III Rusmin Mokoagow/ Foto lain: Anak-anak di Bolmong saat membawakan tarian Dana-dana. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mewajibKan Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut tarian dana-dana. 

Selain ASN, wajib juga ada utusan dari setiap desa dan sekolah.

Tarian Dana-dana tersebut dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 14 Kabupaten Boltim. 

Ketua Panitia Pelaksana HUT Boltim Rusmin Mokoagow mengatakan ada sanksi bagi ASN yang tidak ikut tarian Dana-dana. 

"Untuk tarian dana - dana, yang diwajibkan para ASN, dan utusan dari setiap desa, juga sekolah. Untuk jumlah peserta diperkirakan sekitar tiga ribuan kalau semuanya ikut," ujar Rusmin yang juga Asisten III Pemkab Bolmong Timur Selasa (28/6/2022).

Ada banyak kegiatan dalam rangkaian kegiatan jelang HUTke 14 Kabupaten Boltim. 

Tarian Dana-dana salah satunya yang menjadi perhatian. 

"Jadi ini bukan hanya memikirkan rekor. Tapi kami ingin mengangkat kembali budaya yang sudah hampir punah.

Sedangkan bagi siapa yang tidak ikut, pasti ada sanksinya, berupa (hukuman) disiplin," ujar dia. (*)

Persiapan Panitia HUT

Berikut persiapan panitia jelang HUT ke 14 Boltim.

Berikut info dari Asisten III Pemkab Bolmong Timur, Rusmin Mokoagow, selaku ketua panitia pelaksana pada HUT Bolaang Mongondow Timur.

"Sekarang panitianya sudah melakukan rapat beberapa kali, sekretariatnya sudah dibuka, dan sudah dalam penyusunan proposal. Dan untuk pengisian kegiatan, sudah disampaikan ke Desa, dan SKPD," ujar dia. 

Untuk tarian dana - dana, yang diwajibkan para ASN, dan utusan dari setiap desa, juga sekolah. Untuk jumlah peserta diperkirakan sekitar tiga ribuan kalau semuanya ikut, terangnya.

"Peserta dana - dana wajib memakai pakaian adat, kecuali anak sekolah. kalau untuk laki - laki harus memakai namanya baniang, sedangkan untuk perempuan namanya sallu," ujar dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved