Pantas PN Tangerang Tolak Gugatan Kasus Tabung Tanah Terhadap Ustaz Yusuf Mansur, Ini Alasan Hakim

Dalam agenda putusan perkara kasus program tanah di PN Tangerang tersebut, Yusuf Mansur terlihat tidak menghadirinya.

Editor: Alpen Martinus
YouTube/Yusuf Mansur Official
Ingat Ustaz Yusuf Mansur Kini Penampilannya Bak ABG, Berambut Gondrong, Ingin Mirip Cha Eun Woo 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Pantas Ustaz Yusuf Mansur kini sudah jarang terlihat berdakwah.

Rupanya ia tengah menghadapi sejumlah permasalahan, di antaranya terkait gugatan perdata terkait program tabung tanah.

Namun secercah kegembiraan mucul, saat Pengadilan Negeri (PN) Tangerang menolak satu dari tiga gugatan.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Alasan Pengadilan Negeri Tangerang Tolak Gugatan Kasus Tabung Tanah Yusuf Mansur

Ustaz Yusuf Mansur ceritakan masa lalunya saat mendekam di penjara
Ustaz Yusuf Mansur ceritakan masa lalunya saat mendekam di penjara (Instagram @yusufmansurnew dan Tribunnews.com Jeprima)

Sebab satu dari tiga gugatan perdata bernilai miliaran rupiah tidak diterima Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

Lantas, apa pertimbangan majelis hakim meloloskan ustaz bernama asli Jam'an Nur Chotib Mansur itu?

Gugatan yang dilayangkan oleh sejumlah korban dalam kasus program tabung tanah kepada Jamaan Nurchotib Mansur alias Ustaz Yusuf Mansur ditolak Pengadilan Negeri Tangerang.

Penolakan gugatan tersebut dilakukan mejelis hakim dengan alasan penggugat tidak menyertakan satu pihak lain dalam kasus program tabung tanah tersebut sebagai tergugat.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Deretan Kasus Investasi Menyeret Nama Yusuf Mansur, Total Kerugian Fantastis

Ustaz Yusuf Mansur marah-marah
Ustaz Yusuf Mansur marah-marah (capture/youtube)

Pihak lain yang dimaksud majelis hakim adalah Koperasi Merah Putih selaku pemilik program tabung tanah tersebut.

Diketahui putusan tersebut disampaikan majelis hakim PN Tangerang di Ruang Sidang 2, Rabu (22/6/2022) siang.

"Tidak ikut digugatnya Koperasi Merah Putih (menjadi alasan gugatan ditolak)," kata majelis hakim dilansir Kompas.com, Rabu (22/6/2022).

Sementara itu Kuasa Hukum Yusuf Mansur, Ariel Mochtar mengatakan, gugatan yang dilakukan oleh penggugat tersebut cacat hukum.

Baca juga: Diduga Mengumpulkan Dana yang Tidak Sah, Ustadz Yusuf Mansur Hadapi Sidang Perdata Hari Ini

Ustadz Yusuf Mansur saat memberikan pernyataan maksud dan tujuan tentang pola pembelajaran cara menghafal Al-Qur'an yang akan diterapkan di pondok pesantren pada Konferensi Tahfidz International di Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Qur'an Ketapang, Tanggerang, Senin (30/9/2013). Pada Konferensi ini dibahas pula peranan para penghafal Al-Qur'an di masyarakat bukan hanya di Institusi pendidikan masing-masing.
Ustadz Yusuf Mansur saat memberikan pernyataan maksud dan tujuan tentang pola pembelajaran cara menghafal Al-Qur'an yang akan diterapkan di pondok pesantren pada Konferensi Tahfidz International di Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Qur'an Ketapang, Tanggerang, Senin (30/9/2013). Pada Konferensi ini dibahas pula peranan para penghafal Al-Qur'an di masyarakat bukan hanya di Institusi pendidikan masing-masing. (Tribun Jakarta/Jeprima)

 Pasalnya dalam gugatan tersebut seharusnya ada pihak lain yang ikut digugat, yakni Koperasi Merah Putih.

"Gugatan yang diajukan penggunggat itu kurang pihak. Seharusnya ada pihak lain yang harus digugat. Dan jika tidak digugat, maka bisa menimbulkan cacat hukum," kata Ariel saat ditemui usai sidang.

Dalam agenda putusan perkara kasus program tanah di PN Tangerang tersebut, Yusuf Mansur terlihat tidak menghadirinya.

Halaman
123
Sumber: TribunMedan.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved