Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Politik

Pantas Mantan Walikota Ini Kapok ke Politik, Dipenjara 7 Tahun Karena Korupsi, Kini Pilih Dakwah

Setelah menjalani hukuman 7 tahun lebih 4 bulan akibat kasus korupsi, Wali Kota Tegal periode 2009-2014, Ikmal Jaya, resmi keluar dari Lapas.

TRIBUNJATENG/DOK
Ikmal Jaya, mantan Walikota Tegal. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ikmal Jaya mantan Wali Kota Tegal periode 2009-2014 mengaku kapok kembali ke dunia politik.

Ia pernah mendapat hukuman penjara 7 tahun lebih 4 bulan karena korupsi.

Saat ini, Ikmal resmi keluar dari Lapas dan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat ia memilih jalan dakwah.

Setelah menjalani hukuman 7 tahun lebih 4 bulan akibat kasus korupsi, Wali Kota Tegal periode 2009-2014, Ikmal Jaya, resmi keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kedungpane, Semarang, Senin (20/6/2022).

Baca juga: Akhirnya Terungkap SPBU Ini Curangi Takaran Pakai Remote Control, Keuntungan 7 M, Pelaku Tak Ditahan

Baca juga: Seorang Pencari Ikan Tewas Diterkam Buaya, Korban Diseret saat Pasang Jaring di Sungai

Foto: Wali Kota Tegal periode 2009-2014 Ikmal Jaya (kiri) saat menerima tamu di kediamanya di Keluraham Kraton, Kota Tegal, usai bebas dari penjara, Selasa (21/6/2022). (Kompas.com/Tresno Setiadi)

Waktu menjelang tahun politik seperti saat ini, Ikmal mengaku "kapok" dan enggan kembali terjun ke dunia politik.

Ikmal menyatakan memilih jalan dakwah sebagai bentuk pengabdian masyarakat.

"Saya tetap akan mengabdi ke masyarakat, tapi jalurnya bukan politik," kata Ikmal saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Kraton, Tegal Barat, Kota Tegal, Selasa (21/6/2022).

Dalam perbincangannya dengan Kompas.com, Ikmal tampak terlihat lebih religius dan lebih banyak berbicara tentang keyakinannya sebagai muslim. 

Bagi dia, Lapas Kedungpane seperti pondok pesantren.

Ikmal mengaku lebih banyak menghabiskan waktu untuk ibadah dan mendalami agama Islam, seperti belajar menghafal Al Quran.

"Terima kasih kepada Allah SWT, dan kepada negara, di Lapas Kedungpane banyak mendapat pembinaan dan belajar agama.

Sehingga, berada di sana bagi saya bukan hal yang sia-sia," ujar Ikmal.

Meski berat menyandang status mantan narapidana, Ikmal mengaku ingin menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved