Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Internasional

Terungkap Pembicaraan Telepon China dan Rusia, Bahas Keuntungan Bersama

Presiden China, Xi Jin Ping, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin kembali berunding. Mereka membahas keuntungan di antara keduanya.

Editor: Isvara Savitri
AFP PHOTO/ALEXEI DRUZHININ
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden China Xi Jinping berpose selama pertemuan mereka di Beijing, pada 4 Februari 2022. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Presiden China, Xi Jinping kembali berunding dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Menurut laporan Xinhua, perundingan tersebut dilakukan via telepon pada Rabu (15/6/2022).

Keduanya dilaporkan membahas hubungan bilateral.

Xi Jinping
Xi Jinping (Brightside)

China dan Rusia menganggap keduanya berhasil mempertahankan hubungan baik di tengah ketidakpastian dan transformasi global.

Kerjasama ekonomi dan perdagangan keduanya membuat kemajuan yang stabil.

Hal tersebut diungkapkan oleh Xi.

Baca juga: Penjabat Sekda Bitung Rudy Theno Lakukan Sidak, Ada Lurah Kedapatan Tidak di Kantor

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Jumat 17 Juni 2022, Scorpio Tetap Waspada, Aquarius Hari yang Bahagia

Ia juga menyoroti adanya jembatan jalan raya lintas batas Heihe-Blagoveshchensk telah dibuka untuk menghubungkan kedua negara.

Lebih lanjut, Xi menegaskan bahwa China siap bekerja dengan Rusia untuk mendorong pengembangan kerja sama bilateral praktis yang stabil dan berjangka panjang.

"China bersedia memperdalam koordinasi strategis dan memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam organisasi internasional dan regional yang penting seperti PBB, mekanisme BRICS dan Organisasi Kerjasama Shanghai," ungkap Xi, seperti dikutip Xinhua.

Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato di Kremlin di Moskow pada 21 Februari 2022.
Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato di Kremlin di Moskow pada 21 Februari 2022. (Alexey NIKOLSKY / Sputnik / AFP)

Di sektor ekonomi, China menyatakan siap bekerja sama dengan Rusia untuk mempromosikan solidaritas dan kerja sama di antara negara-negara pasar berkembang dan negara-negara berkembang. 

Sementara itu, Putin mengatakan Rusia dengan tulus mengucapkan selamat kepada China atas pencapaian pembangunannya yang luar biasa di bawah kepemimpinan kuat Xi.

Ia pun menyadari bahwa kerja sama kedua negara telah berkembang sejak awal tahun.

Baca juga: Dianggap Nyalinya Besar, Nasib Minyak Goreng Kini di Tangan Zulkifli Hasan

Baca juga: Masih Ingat Luri AFI? 13 Tahun Meninggal Arjuna AFI Masih Menduda, Dilarang Putranya Menikah Lagi

Putin juga menyatakan menentang kekuatan apa pun untuk mencampuri urusan dalam negeri China atas alasan apapun, termasuk isu Xinjiang, Hong Kong dan Taiwan.

"Rusia siap memperkuat koordinasi multilateral dengan China untuk melakukan upaya konstruktif dalam meningkatkan multipolarisasi dunia, dan membangun tatanan internasional yang lebih adil dan wajar," tegas Putin.

Tidak lupa, Xi dan Putin turut berbagi pikiran tentang masalah Ukraina.

Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden China Xi Jinping berpose selama pertemuan mereka di Beijing, pada 4 Februari 2022.
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden China Xi Jinping berpose selama pertemuan mereka di Beijing, pada 4 Februari 2022. (AFP PHOTO/ALEXEI DRUZHININ)
Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved