Reshuffle Kabinet
Dianggap Nyalinya Besar, Nasib Minyak Goreng Kini di Tangan Zulkifli Hasan
Persoalan minyak goreng berada di balik isu reshuffle Menteri Perdagangan Muhammad Lutfhi. Dia kini digantikan oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Persoalan minyak goreng berada di balik isu reshuffle Menteri Perdagangan Muhammad Lutfhi.
Dia kini digantikan oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan.
Zulkifli Hasan bersama Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto dan 3 wakil menteri lainnya dilantik Presiden Jokowi sebagai menteri yang baru di Istana Presiden Jakarta pada Rabu (15/6/2022).
Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan, menggantikan posisi Lutfi bukan tanpa sebab.

Setelah dua tahun menjabat sejak tahun 2020, Lutfi dihadapkan pada sengkarut masalah minyak goreng sejak akhir tahun lalu yang tak kunjung rampung hingga kini.
Zulhas pun diharapkan mampu menyelesaikan dan kembali menurunkan harga minyak goreng serta beragam permasalahan terkait kebutuhan pokok lainnya dalam beberapa waktu ke depan.
Dia dianggap punya nyali besar menyelesaikan persoalan besar dalam bidang perdagangan saat krisi sekarang ini yang di banyak negara berefek pada diturunkannya presiden dan perdana menteri.
Dinilai Jokowi berpengalaman
Selepas pelantikan, Jokowi mengungkapkan alasannya memilih Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan (Mendag).
Menurut dia, pria yang akrab disapa Zulhas itu punya rekam jejak yang baik untuk dapat terjun ke lapangan.
Ia menilai, Zulhas memiliki kemampuan manajerial yang baik, yang tak hanya berkutat pada isu-isu makro tetapi juga sektor riil atau mikro yang berhubungan langsung dengan masyarakat.
"Saya lihat Pak Zul dengan pengalaman, track record, rekam jejak yang panjang. Saya kira akan sangat bagus untuk Mendag. Karena sekarang ini urusan pangan yang berkaitan dengan rakyat ini memerlukan pengalaman lapangan, memerlukan kerja-kerja yang terjun lapangan," ujar Jokowi di Istana Negara.
Tak hanya menyelesaikan persoalan ekspor, Jokowi meminta Zulhas secara khusus mengurus pemenuhan kebutuhan pokok di dalam negeri.
Baca juga: Amanda Manopo Sindir Sosok yang Tak Profesional, Diduga Arya Saloka: Gampang Kalau Mau Keluar Mah
"Tapi yang lebih penting urusan kebutuhan pokok di dalam negeri harus bisa kita jaga," kata dia.
Janji selesaikan masalah minyak goreng