Berita Boltim

November 2023 Tidak Ada Lagi Tenaga Honor di Boltim

Salah satu tenaga honor inisial RW, kepada Tribunmanado.co.id, Jumat (10/6/2022) mengaku menjadi tenaga honorer di salah satu SKPD Boltim, sejak 2013.

Penulis: Rustaman Paputungan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Siti Nurjanah
Kepala BKPSDM Boltim Rezha Mamonto 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah pusat akan menghapus tenaga honor daerah menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)

Hal ini mendapat tanggapan dari tenaga honorer yang ada di Pemerintah Daerah Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Salah satu tenaga honor inisial RW, kepada Tribunmanado.co.id, Jumat (10/6/2022) mengaku menjadi tenaga honorer di salah satu SKPD Boltim, sejak 2013. 

"Ada juga teman saya, sejak Bolaang Mongondow Timur mekar, sudah menjadi tenaga honor," ucapnya.

Di tahun 2022 ini RW tidak lagi bekerja sebagai tenaga honorer pasca dirumahkan sejak bulan Januari 2022 lalu.

Dirinya berharap, jikapemerintah akan menghapus tenaga honor daerah ke PPPK, maka alangkah baiknya dibuka untuk umum.

"Biar kami bisa mengikuti kembali, juga persyaratan yang diberikan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Boltim, Rezha Mamonto, mengatakan, untuk diangkat menjadi PPPK, harus mengikuti terlebih dahulu seleksi PPPK.

Seleksi tersebut menggunakan sistem  Computer Assisted Test (CAT), yang nantinya akan dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Adapun syarat untuk mengikuti seleksi PPPK, masih menunggu Juknis dari Pemerintah Pusat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved