Kriminal
Terdakwa Kasus Bakar Bengkel di Tangerang Bawa Anaknya yang Baru Lahir Saat Sidang, Ini Kisahnya
Mery Anastasia diduga melakukan pembakaran bengkel milik pacarnya hingga menewaskan tiga orang. Begini kronologi versi Mery.
Dia mengaku saat itu dirinya hendak piket sebagai dokter di salah satu rumah sakit.
Karena itu, dia terburu-buru hendak meninggalkan kediaman LE.
Kemudian, Mery keluar untuk menutup pintu mobil yang dibiarkan terbuka oleh LE.
Saat hendak menutup pintu mobil, Mery melihat ada beberapa barang milik LE yang tercecer di bawah kursi.
"Pas mau tutup, saya lihat ada barang bercecer yang Leon (LE) beli. Letaknya di bawah kursi, tempat dia duduk di depan," sebutnya.
Pada saat melihat barang itu, ia mendengar suara mesin dari dalam bengkel sekaligus kediaman LE.
Mery kemudian memindahkan sejumlah barang milik LE di lantai depan bengkel tersebut.
Setelah itu ia mengaku mendengar suara ledakan dari dalam bengkel.
Karena mendengar ledakan, Mery lari dari depan bengkel dengan maksud memindahkan mobilnya.
"(Setelah memindahkan mobil) saya teriakin warga, minta tolong, saya telepon pemadam kebakaran. Saya juga coba memadamkan api," sambung dia.
Mery menambahkan, pemadam kebakaran datang ke TKP sekitar 20 menit setelah ditelepon.
LE disebut hendak bunuh diri

Lalu, Dosma Roha Sijabat, sempat bertanya kepada kliennya saat sidang soal apakah LE hendak bunuh diri.
Mery berujar, pada 6 Agustus 2021, mobil miliknya memang sempat dibawa oleh LE.
"Pas saya pulang kerja, pacar saya, dia (LE) yang nyetir. Dia tiba-tiba berhenti di jalan tol, nyeberang di jalan tol. Saya enggak berani lihat," papar Mery saat sidang.