Konflik Rusia vs Ukraina
Tak Berhenti Berikan Sanksi, Amerika Serikat Masukkan 71 Entitas Rusia ke Dalam Daftar, Apa Saja?
Amerika Serikat (AS) memasukkan 71 entitas Rusia dan Belarusia ke dalam daftar sanksi. Hal ini dilakukan guna mencegah Rusia menggunakan teknologi AS.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Negara-negara dunia tak hentinya memberikan sanksi kepada Rusia.
Hal tersebut dilakukan untuk menekan Rusia yang hinggat saat ini masih terus menyerang Ukraina.
Terbaru, Amerika Serikat (AS) menambahkan 71 entitas Rusia dan Belarusia ke daftar saksi perdagangan.

Di dalamnya terdapat pabrik pesawat terbang, pabrik pembuatan kapal, dan lembaga penelitian.
Tujuan sanksi tersebut untuk membatasi Rusia menggunakan teknologi dan barang-barang lain milik AS.
Melansir dari Reuters, pembatasan ekspor adalah salah satu di antara serangkaian sanksi baru yang dijatuhkan AS kepada Rusia, sebagai tanggapan atas konflik yang sedang terjadi di Ukraina.
Baca juga: Kelelawar Hitam: Tersaji di Meja Makan, Nyaris Punah di Alam
Baca juga: Hilangnya Kelelawar Hitam Mengancam Kepunahan Buah
Perusahaan yang ditambahkan ke daftar sanksi perdagagan AS salah satunya adalah pabrik pesawat penumpang dan kargo terbesar Rusia, Voronezh Joint Stock Aircraft Company.
Selain itu, beberapa unit Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, termasuk A.A. Kharkevich Institute for Information Transmission Problems, V.A. Trapeznikov Institute of Control Sciences, dan satu entitas asal Belarusia, juga ikut ditambahkan ke daftar sanksi AS.
AS juga menambahkan Pabrik Penerbangan Irkuts, yang memproduksi lebih dari 20 jenis pesawat, termasuk pesawat MC-21.

Sejak beroperasi pada tahun 1934, pabrik ini telah memproduksi 7.000 pesawat.
Secara total, Departemen Perdagangan AS saat ini telah menambahkan 322 entitas ke daftar hitamnya, sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari lalu.
Wakil Menteri Perdagangan untuk Industri dan Keamanan AS, Alan Estevez mengatakan pembatasan ini dapat mencegah militer Rusia menggunakan teknologi AS dan barang-barang lainnya.
Baca juga: Berencana Keluar Kota? Simak Syarat Perjalanan Maskapai Penerbangan Lion Air, Garuda, Citilink
Baca juga: PROFIL Haryadi Suyuti, Wali Kota Yogyakarta 2 Periode yang Kena OTT KPK
“AS dan mitra internasional kami telah memberlakukan pembatasan yang kuat dan menyeluruh pada kemampuan Rusia untuk mendapatkan barang dan teknologi yang dibutuhkan untuk mempertahankan agresi militernya,” ujar Alan Estevez.
Entitas lainnya yang ditambahkan ke dalam daftar sanksi terbaru AS adalah produsen pesawat Ilyushin, Lembaga Pembuatan Kapal St. Petersburg, dan Biro Penelitian Khusus untuk Penelitian Kelatuan Cabang Timur Jauh Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Amerika Serikat Kembali Tambahkan Entitas Rusia ke Daftar Sanksi, Termasuk Pabrik Pesawat Irkuts.