Human Interest Story
Kisah Mantan Pembunuh di Manado yang Jadi Barista
"Sesuai namanya second change yakni kesempatan kedua, inilah kesempatan bagi mereka mantan narapidana untuk hidup berguna dan menjadi berkat."
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
"Dari situ muncul ide untuk memberdayakan para narapidana ini untuk hal hal positif.
Mantan narapidana kan selalu dicitrakan negatif. Padahal mereka berhak berubah dan juga punya masa depan," katanya.
Mengajar para mantan napi jadi barista bukan pekerjaan gampang. Perlu pendekatan personal.
"Kita harus adakan pendekatan, bicara dengan mereka, jadi ada prosesnya. Yang melayani di cafe adalah yang benar benar matang," katanya.
Ungkap dia, pihak yayasan menopang penuh pelatihan itu. Mereka mengirim para pengajar.
"Bukan hanya skill tapi kepribadian mereka juga kami latih. Aspek kerohanian juga kami tumbuhkan lewat ibadah," katanya.
Dibuka sejak Februari 2021, sudah 10 mantan narapidana jadi barista. Diantara mereka ada yang sudah jadi tenaga kerja handal.
Ia membeber, kopi yang mereka jajakan sangat unik. Yakni kopi rasa buah.
"Ada rasa strawberry, pisang dan anggur, jadi kami coba menawarkan sesuatu yang baru. Sasaran kami adalah kawula muda," katanya. (Art)
• Penjelasan Dinkes Bolsel Terkait Gejala dan Pencegahan Penyakit Hepatitis Akut
• Waspadai Hepatitis Akut, Dinkes Bolsel Lakukan Sosialisasi Pencegahan
• UPDATE Hepatitis Akut Misterius di Indonesia Selasa (10/5/2022): Total 15 Kasus, 5 Anak Meninggal